(0362) 22488
dispmdppkb.buleleng@gmail.com
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana

DPMDPPKB Buleleng Laksanakan Monitoring dan Evaluasi DASHAT di Kampung KB Desa Bungkulan

Admin dispmdppkb | 23 September 2026 | 28 kali

Singaraja, 23 September 2026 – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kader Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dalam rangka edukasi dan pendampingan kepada Keluarga Risiko Stunting (KRS) di Kampung KB Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan intervensi gizi berbasis keluarga melalui program DASHAT, khususnya dalam mendorong penerapan pola konsumsi makanan bergizi secara berkelanjutan bagi keluarga sasaran. Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi, pelaksanaan edukasi yang dilakukan oleh kader dapat dipantau sekaligus diidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi selama proses pendampingan.

Monev tersebut diwakili oleh Fungsional Kependudukan dan Keluarga Berencana Ahli Muda, Ni Nyoman Tri Putrini, didampingi Penata Layanan Operasional Gede Endi Mardana Yasa dan Pengadministrasi Perkantoran Made Sri Andayani. Kegiatan turut dihadiri oleh Sekretaris Desa dan Kader Pembangunan Manusia (KPM) Desa, PKB/PLKB, Kader DASHAT, serta Keluarga Risiko Stunting (KRS).

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan evaluasi terhadap hasil pelatihan dan edukasi gizi yang telah diberikan kepada kader DASHAT tingkat kabupaten, khususnya terkait pengisian Raport Konsumsi Menu Bergizi, Rekap Keluarga Sasaran Intervensi, serta Daftar Hadir Peserta Sosialisasi Pembiasaan Konsumsi Menu Sehat dan Bergizi.

Selain itu, monitoring juga diarahkan untuk mengidentifikasi kendala dan hambatan selama pelaksanaan pendampingan pembiasaan konsumsi menu bergizi bagi KRS selama 30 hari. Hasil rekapitulasi intervensi selanjutnya digunakan untuk menganalisis kondisi tumbuh kembang dan status kesehatan keluarga sasaran serta merumuskan solusi dan tindak lanjut yang diperlukan.

Pada monitoring tahap kedua ini, diketahui bahwa seluruh Kader DASHAT telah memahami tata cara pengisian form atau format monitoring serta penentuan sasaran KRS. Dari lima laporan Raport Konsumsi Menu Bergizi pada pelaporan kedua, sebanyak tiga laporan telah lengkap, sedangkan dua laporan masih dalam proses penyelesaian.

Berdasarkan laporan yang telah tersedia, diketahui bahwa rata-rata KRS telah mulai terbiasa mengonsumsi makanan bergizi. Hal tersebut tercermin dari skor Raport Konsumsi Menu Bergizi yang berada pada kisaran 120 sampai dengan 150.

Kegiatan ini juga menekankan pentingnya keberlanjutan pencatatan dan pelaporan hasil intervensi. Penyuluh KB/PLKB diharapkan memastikan seluruh hasil pelaksanaan intervensi tercatat dan dilaporkan melalui website Kampung Keluarga Berkualitas, sehingga perkembangan pelaksanaan program dapat terdokumentasi dengan baik dan menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan intervensi berikutnya.

Melalui monitoring dan evaluasi DASHAT secara berkala, DPMDPPKB Kabupaten Buleleng terus mendorong peningkatan kapasitas kader serta penguatan pendampingan kepada KRS. Upaya ini diharapkan dapat mendukung terbentuknya kebiasaan konsumsi makanan sehat dan bergizi di tingkat keluarga serta memperkuat pencegahan risiko stunting melalui intervensi yang terarah, terukur, dan berkelanjutan.