Rabu, 26 Agustus 2026 pukul 10.00 WITA sampai selesai, Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Buleleng mengikuti kegiatan Edukasi 8 Fungsi Keluarga Seri 09 dengan tema “Kesehatan Reproduksi Berdasarkan Siklus Hidup” yang diselenggarakan oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) secara daring.
Kegiatan dibuka oleh Plt. Direktur Bina Peran Serta Masyarakat, Ibu Anita Latifah, S.Si., M.H., kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber dr. Ruri Mutia Ichwan, M.K.M., selaku Direktur Bina Kesehatan Reproduksi Keluarga Kemendukbangga/BKKBN.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung penguatan 8 Fungsi Keluarga, khususnya dalam meningkatkan pemahaman keluarga mengenai kesehatan reproduksi sesuai dengan setiap tahapan kehidupan. Melalui pemahaman tersebut, keluarga diharapkan mampu menjaga kesehatan diri, mempersiapkan masa depan, serta membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan berkualitas.
Dalam kegiatan disampaikan bahwa keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan reproduksi setiap anggotanya. Kesehatan reproduksi merupakan kondisi sejahtera secara fisik, mental, dan sosial secara utuh, bukan hanya terbebas dari penyakit atau kecacatan yang berkaitan dengan sistem reproduksi dan prosesnya.
Pendekatan kesehatan reproduksi berdasarkan siklus hidup menjadi bagian penting dalam upaya membangun keluarga berkualitas. Pendekatan tersebut mencakup kesehatan reproduksi anak, kesehatan reproduksi remaja, kesehatan reproduksi pasangan usia subur (PUS), serta kesehatan reproduksi lanjut usia (lansia). Setiap tahapan memiliki kebutuhan, risiko, dan bentuk pendampingan yang berbeda sehingga diperlukan peran aktif keluarga dalam memberikan edukasi, perlindungan, serta dukungan yang sesuai.
Melalui kegiatan Edukasi 8 Fungsi Keluarga Seri 09 ini, Bidang PPKB DPMDPPKB Kabupaten Buleleng diharapkan dapat memperkuat pengetahuan dan pemahaman terkait kesehatan reproduksi untuk selanjutnya mendukung pelaksanaan program pembangunan keluarga dan kependudukan di Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas keluarga melalui penerapan 8 Fungsi Keluarga secara optimal dalam kehidupan sehari-hari.