Kamis, 27 Agustus 2026 – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kapasitas orang tua dalam menerapkan pengasuhan yang berkualitas, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana DPMDPPKB melalui Bidang PPKB mengikuti virtual Zoom Meeting dengan tema “Bahaya Media Elektronik di Periode Emas Otak Anak” secara daring melalui
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, khususnya pada periode emas perkembangan otak. Pada masa tersebut, anak membutuhkan stimulasi yang tepat, interaksi langsung dengan orang tua, serta lingkungan pengasuhan yang aman, sehat, dan responsif.
Penggunaan gawai dan media elektronik yang tidak sesuai usia, durasi, maupun kebutuhan anak perlu menjadi perhatian bersama. Penggunaan secara berlebihan berpotensi mengurangi kesempatan anak untuk berinteraksi, bermain aktif, berkomunikasi, dan memperoleh stimulasi langsung dari lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, orang tua perlu memahami cara mendampingi anak dalam menggunakan media elektronik secara bijak dan sesuai tahapan tumbuh kembangnya.
Melalui KERABAT Seri 27, peserta diajak untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya membangun keseimbangan antara penggunaan media elektronik dengan aktivitas bermain, belajar, komunikasi, serta interaksi positif dalam keluarga. Orang tua juga didorong untuk menjadi pendamping utama anak dengan menerapkan pola pengasuhan yang responsif, penuh perhatian, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WITA sampai selesai ini diikuti oleh para orang tua dan keluarga secara daring. Peserta dapat mengikuti kegiatan melalui Zoom Meeting maupun kanal YouTube Kemendukbangga/BKKBN apabila kuota Zoom telah terpenuhi.
Selain memperoleh edukasi, peserta yang ingin mendapatkan sertifikat diwajibkan mengikuti daftar hadir serta mengerjakan pretest dan post-test dengan menggunakan alamat email yang sama sebagai bagian dari proses evaluasi kegiatan.
Pelaksanaan KERABAT Seri 27 diharapkan dapat memperkuat pemahaman keluarga bahwa periode emas anak harus diisi dengan stimulasi yang berkualitas dan interaksi yang bermakna. Orang tua diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus pendamping dalam penggunaan teknologi, sehingga media elektronik dapat dimanfaatkan secara tepat tanpa mengurangi kebutuhan anak akan kasih sayang, komunikasi, aktivitas fisik, dan interaksi sosial.
Melalui pengasuhan yang bijak, sehat, responsif, dan penuh interaksi positif, diharapkan keluarga mampu berkontribusi dalam mewujudkan generasi yang cerdas, sehat, berkarakter, dan berdaya saing, sekaligus mendukung terwujudnya keluarga berkualitas sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.