Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) kegiatan Kader Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dalam pelaksanaan edukasi kepada Keluarga Risiko Stunting (KRS), Senin, 14 September 2026. Kegiatan bertempat di Posyandu Banjar Dinas Labak, Desa Anturan, Kecamatan Buleleng.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini dilaksanakan sebagai upaya untuk memastikan pelaksanaan edukasi dan pendampingan kepada KRS berjalan sesuai dengan tujuan program, khususnya dalam membangun pembiasaan konsumsi menu sehat dan bergizi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengevaluasi pemahaman kader dalam melaksanakan pencatatan, pengisian format, serta pelaporan hasil intervensi.
Adapun beberapa hal yang menjadi fokus monitoring dan evaluasi meliputi evaluasi hasil pelatihan dan edukasi gizi yang telah diberikan kepada Kader DASHAT Tingkat Kabupaten, termasuk pengisian Raport Konsumsi Menu Bergizi, Rekap Keluarga Sasaran Intervensi, serta Daftar Hadir Peserta Sosialisasi Pembiasaan Konsumsi Menu Sehat Bergizi.
Selain itu, dilakukan pembahasan terhadap berbagai kendala atau hambatan yang ditemukan selama pelaksanaan pendampingan pembiasaan konsumsi menu bergizi bagi KRS selama 30 hari. Hasil rekapitulasi intervensi juga dianalisis untuk mengetahui perkembangan tumbuh kembang dan status kesehatan keluarga sasaran, sekaligus mendiskusikan solusi serta tindak lanjut yang diperlukan guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan kegiatan.
Dalam pelaksanaan program, Penyuluh KB/PLKB juga memiliki peran penting dalam melakukan pencatatan dan pelaporan seluruh hasil intervensi kegiatan ke dalam website Kampung Keluarga Berkualitas, sehingga setiap pelaksanaan kegiatan dapat terdokumentasi dan dipantau secara berkelanjutan.
Kegiatan ini diwakili oleh Fungsional Kependudukan dan Keluarga Berencana, Ni Nyoman Triputrini, SKM, didampingi oleh Pengadministrasian Perkantoran Kadek Sudiastini dan Operator Layanan Operasional Komang Wilda Andari.
Kegiatan turut dihadiri oleh Kasi Pelayanan Desa Anturan, Kader Pembangunan Manusia (KPM), PKB/PLKB, Kader DASHAT, serta Keluarga Risiko Stunting (KRS).
Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, diketahui bahwa seluruh kader DASHAT telah memahami tata cara pengisian form atau format yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan serta telah memahami mekanisme penentuan sasaran intervensi. Selain itu, untuk laporan bulan Juli, pengisian Raport Konsumsi Menu Bergizi telah dinyatakan lengkap.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini diharapkan pelaksanaan DASHAT di Desa Anturan dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi ketepatan sasaran, kualitas edukasi gizi, pencatatan dan pelaporan, maupun pendampingan kepada KRS. Dengan demikian, intervensi yang dilakukan dapat memberikan manfaat nyata dalam mendukung upaya pencegahan dan penurunan risiko stunting di Kabupaten Buleleng.