Kamis, 6 Agustus 2026, Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kader Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Posyandu Delod Margi, Desa Sari Mekar. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan edukasi kepada Keluarga Risiko Stunting (KRS) berjalan sesuai pedoman serta meningkatkan kualitas pendampingan dalam upaya percepatan penurunan stunting.
Kegiatan monitoring dan evaluasi diwakili oleh Fungsional Pengolah Data dan Informasi, Ni Putu Risna Amerthasari, SST.Keb, didampingi oleh Penata Layanan Operasional Gede Endi Mardana Yasa, S.Pd serta Kadek Sudiastini selaku Pengadministrasi Perkantoran. Kegiatan juga dihadiri oleh Ibu Mekel, Kepala Dusun, Tim Pendamping Keluarga (TPK), Penyuluh KB/PLKB, Kader DASHAT, serta Keluarga Risiko Stunting (KRS).
Monitoring dan evaluasi difokuskan pada beberapa aspek penting, yaitu mengevaluasi hasil pelatihan dan edukasi gizi yang telah diberikan kepada Kader DASHAT tingkat kabupaten, termasuk ketepatan pengisian Rapor Konsumsi Menu Bergizi, Rekap Keluarga Sasaran Intervensi, serta Daftar Hadir Peserta Sosialisasi Pembiasaan Konsumsi Menu Sehat Bergizi. Selain itu, kegiatan ini membahas berbagai kendala yang dihadapi kader selama melakukan pendampingan pembiasaan konsumsi menu bergizi kepada KRS selama 30 hari, menganalisis permasalahan tumbuh kembang dan status kesehatan keluarga sasaran berdasarkan hasil rekapitulasi intervensi, serta mendiskusikan solusi dan tindak lanjut yang akan dilakukan.
Dalam kesempatan tersebut juga kembali ditekankan bahwa Penyuluh KB/PLKB wajib melakukan pencatatan dan pelaporan seluruh hasil intervensi kegiatan melalui website Kampung Keluarga Berkualitas sebagai bentuk akuntabilitas pelaksanaan program serta bahan evaluasi berkelanjutan.
Hasil monitoring menunjukkan bahwa sebagian besar Kader DASHAT telah memahami tata cara pengisian formulir pelaporan dan penentuan sasaran intervensi. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kader yang memerlukan pendampingan dan pembinaan lebih lanjut agar pelaporan dapat dilakukan secara tepat, lengkap, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini diharapkan kapasitas Kader DASHAT semakin meningkat sehingga pelaksanaan edukasi gizi, pendampingan kepada Keluarga Risiko Stunting, serta pelaporan kegiatan dapat berjalan lebih optimal dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Buleleng.