Singaraja, 18 September 2026 – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kader Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dalam pelaksanaan edukasi kepada Keluarga Risiko Stunting (KRS). Kegiatan dilaksanakan pada Jumat, 18 September 2026, bertempat di Posyandu Banjar Dinas Padma Sari, Desa Kalianget, Kecamatan Seririt.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil pelatihan serta edukasi gizi yang telah diberikan kepada Kader DASHAT tingkat kabupaten, khususnya dalam pengisian Raport Konsumsi Menu Bergizi, Rekap Keluarga Sasaran Intervensi, serta Daftar Hadir Peserta Sosialisasi Pembiasaan Konsumsi Menu Sehat dan Bergizi.
Selain itu, kegiatan juga menjadi sarana untuk membahas berbagai kendala atau hambatan yang ditemukan selama proses pendampingan pembiasaan konsumsi menu bergizi bagi KRS selama 30 hari. Hasil pendampingan selanjutnya dianalisis untuk melihat perkembangan tumbuh kembang dan status kesehatan KRS berdasarkan rekapitulasi intervensi yang telah dilakukan, sekaligus mendiskusikan solusi serta tindak lanjut yang diperlukan.
Dalam pelaksanaan kegiatan, Penyuluh KB/PLKB juga diarahkan untuk melakukan pencatatan dan pelaporan seluruh hasil intervensi secara lengkap dan berkelanjutan melalui website Kampung Keluarga Berkualitas sebagai bagian dari tertib administrasi dan pemantauan pelaksanaan program.
DPMDPPKB Kabupaten Buleleng dalam kegiatan ini diwakili oleh Fungsional Kependudukan dan Keluarga Berencana, Ni Nyoman Triputrini, SKM, didampingi Penata Layanan Operasional, Putu Renita, SE, serta Pengadministrasian Perkantoran, Nyoman Susila.
Kegiatan turut dihadiri oleh Kasi Kesejahteraan, Kepala Dusun, Kader Pembangunan Manusia (KPM), PKB/PLKB, Kader DASHAT, serta Keluarga Risiko Stunting (KRS) di wilayah sasaran.
Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi tahap kedua, diketahui bahwa seluruh Kader DASHAT telah memahami tata cara pengisian form/format serta penentuan sasaran intervensi. Seluruh laporan dan administrasi kegiatan juga telah terselesaikan dengan baik.
Hasil evaluasi Raport Konsumsi Menu Bergizi menunjukkan bahwa seluruh sasaran KRS yang didampingi telah mencapai nilai/skor 120–150. Capaian tersebut menunjukkan bahwa sasaran KRS telah mengalami perubahan positif dalam pembiasaan konsumsi makanan yang sehat dan bergizi selama masa pendampingan.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, DPMDPPKB Kabupaten Buleleng terus mendorong penguatan peran Kader DASHAT, PKB/PLKB, serta seluruh unsur terkait dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada KRS secara berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas konsumsi pangan keluarga serta memperkuat pencegahan dan penanganan risiko stunting di Kabupaten Buleleng.