(0362) 22488
dispmdppkb.buleleng@gmail.com
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana

Monitoring dan Evaluasi Kegiatan DASHAT di Desa Pakisan, Dorong Optimalisasi Edukasi Gizi bagi Keluarga Risiko Stunting

Admin dispmdppkb | 11 Agustus 2026 | 82 kali

Selasa, 11 Agustus 2026 – Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kader Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dalam pelaksanaan edukasi kepada Keluarga Risiko Stunting (KRS).

Kegiatan bertempat di Posyandu Banjar Dinas Sangborni, Desa Pakisan, Kecamatan Kubutambahan, dan dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memastikan pelaksanaan intervensi gizi dan pendampingan kepada KRS berjalan secara optimal, terarah, serta terdokumentasi dengan baik.

Kegiatan diwakili oleh Fungsional Kependudukan dan Keluarga Berencana, Ni Nyoman Triputrini, SKM, didampingi Penata Layanan Operasional, Gede Endi Mardana Yasa, S.Pd, serta Operator Layanan Operasional, Nyoman Ngetis Rahayu. Kegiatan turut dihadiri oleh Perbekel beserta staf desa, para Kepala Dusun, Penyuluh KB/PLKB, Kader DASHAT, serta Keluarga Risiko Stunting (KRS).

Monitoring dan evaluasi dilakukan untuk mengevaluasi hasil pelatihan dan edukasi gizi yang telah diberikan kepada kader DASHAT tingkat kabupaten, termasuk pemahaman dalam pengisian Raport Konsumsi Menu Bergizi, Rekap Keluarga Sasaran Intervensi, serta Daftar Hadir Peserta Sosialisasi Pembiasaan Konsumsi Menu Sehat dan Bergizi.

Selain itu, kegiatan juga membahas berbagai kendala yang ditemukan selama pelaksanaan pendampingan pembiasaan konsumsi menu bergizi kepada KRS selama 30 hari. Hasil rekapitulasi intervensi kemudian dianalisis untuk melihat perkembangan tumbuh kembang dan status kesehatan KRS, sekaligus mengidentifikasi permasalahan yang masih memerlukan perhatian dan tindak lanjut.

Dalam pelaksanaan monev ditemukan bahwa sebagian besar kader DASHAT masih belum memahami secara optimal tata cara pengisian form/format pelaporan serta penentuan sasaran intervensi. Selain itu, laporan kegiatan untuk bulan Mei masih belum lengkap, sehingga diperlukan perbaikan dan penyempurnaan administrasi pelaporan.

Melalui kegiatan ini, tim monev memberikan arahan dan pendampingan kepada kader DASHAT agar lebih memahami mekanisme penentuan sasaran, pencatatan hasil intervensi, pengisian format administrasi, serta pelaporan kegiatan secara lengkap dan tepat waktu. Kader juga didorong untuk meningkatkan koordinasi dengan PLKB dan pemerintah desa dalam memastikan keluarga sasaran mendapatkan pendampingan secara berkelanjutan.

Sebagai bagian dari penguatan tata kelola program, Penyuluh KB/PLKB diwajibkan melakukan pencatatan dan pelaporan seluruh hasil intervensi kegiatan ke dalam website Kampung Keluarga Berkualitas. Hal ini penting untuk memastikan seluruh pelaksanaan intervensi terdokumentasi dengan baik dan dapat menjadi dasar dalam melakukan evaluasi serta menentukan tindak lanjut program.

Melalui monitoring dan evaluasi secara berkala, diharapkan pelaksanaan DASHAT di Desa Pakisan semakin efektif dalam mendukung perubahan perilaku konsumsi pangan bergizi, meningkatkan kualitas pendampingan keluarga, serta memperkuat upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Buleleng.