Singaraja, 17 September 2026 – Dalam upaya meningkatkan pemahaman keluarga mengenai pentingnya pengasuhan yang responsif serta memperkuat peran orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) mengikuti kegiatan TAMASYA di KERABAT Seri 30, Kamis, 17 September 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube @kemendukbangga_bkkbntb ini mengangkat tema “Dimensi Pengasuhan Responsif: Menjadi Orang Tua Hebat, Membangun Kolaborasi Tim Pengasuhan yang Handal.”
TAMASYA di KERABAT Seri 30 menghadirkan Pujarohman, S.Psi., M.Psi., Psikolog Klinis, dan Dr. H. Lalu Makripuddin, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTB, sebagai narasumber, dengan Cristy Diana Darmayani sebagai moderator.
Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penguatan mengenai pentingnya penerapan pengasuhan responsif dalam kehidupan keluarga. Pengasuhan responsif menekankan kemampuan orang tua dalam memahami kebutuhan anak, memberikan perhatian dan pendampingan yang tepat, serta membangun komunikasi positif sesuai dengan tahapan tumbuh kembang anak.
Dalam kegiatan ini juga ditekankan bahwa pengasuhan bukan hanya menjadi tanggung jawab ayah dan ibu, tetapi membutuhkan keterlibatan dan dukungan dari keluarga serta lingkungan sekitar. Oleh karena itu, membangun tim pengasuhan yang handal menjadi bagian penting dalam menciptakan pola pengasuhan yang konsisten, saling mendukung, dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak.
Kolaborasi dalam pengasuhan dapat dilakukan melalui pembagian peran yang baik, komunikasi yang terbuka, serta saling memberikan dukungan dalam menghadapi berbagai tantangan dalam mendampingi anak. Dengan adanya kerja sama tersebut, keluarga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, penuh kasih sayang, dan kondusif bagi tumbuh kembang anak.
Kegiatan TAMASYA di KERABAT Seri 30 juga menjadi sarana edukasi dan peningkatan kapasitas bagi peserta untuk memperoleh wawasan serta pengetahuan yang dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga sehari-hari. Peserta yang tidak mendapatkan akses Zoom karena keterbatasan kapasitas tetap dapat mengikuti kegiatan melalui siaran langsung YouTube.
Keikutsertaan DPMDPPKB Kabupaten Buleleng melalui Bidang PPKB dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung penguatan ketahanan dan kualitas keluarga melalui peningkatan pengetahuan tentang pengasuhan. Melalui pengasuhan yang responsif dan kolaboratif, diharapkan keluarga semakin mampu menjalankan perannya sebagai lingkungan pertama dan utama dalam mendukung pertumbuhan serta perkembangan anak.
Pengasuhan bukan tentang siapa yang paling banyak berperan, tetapi tentang bagaimana ayah, ibu, keluarga, dan lingkungan dapat saling melengkapi, mendukung, dan bergerak bersama untuk memberikan yang terbaik bagi tumbuh kembang anak.