Kamis, 23 Juli 2026 — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) mengikuti Virtual Zoom Meeting TAMASYA di Kelas Orang Tua Hebat (KERABAT) Seri 22 Tahun 2026 dengan tema "Kamis, 23 Juli 2026 — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) mengikuti Virtual Zoom Meeting TAMASYA di Kelas Orang Tua Hebat (KERABAT) Seri 22 Tahun 2026 dengan tema "Pengasuhan Responsif: Penerapan Pengasuhan Positif dan Demokratis." Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas keluarga dalam mewujudkan pengasuhan yang berkualitas sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, tangguh, dan berkarakter.
Kegiatan KERABAT (Kelas Orang Tua Hebat) diselenggarakan sebagai media edukasi dan peningkatan pengetahuan bagi para pelaksana Program Bangga Kencana, penyuluh, serta seluruh pemangku kepentingan terkait pentingnya pola pengasuhan yang tepat sesuai dengan tahapan perkembangan anak. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh berbagai materi mengenai konsep pengasuhan responsif, yaitu pola pengasuhan yang mengedepankan kasih sayang, komunikasi dua arah, penghargaan terhadap hak anak, serta keterlibatan aktif orang tua dalam mendampingi setiap proses tumbuh kembang anak.
Dalam pemaparan materi disampaikan bahwa setiap anak memiliki hak untuk tumbuh dan berkembang dalam lingkungan keluarga yang aman, nyaman, penuh kasih sayang, serta bebas dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi. Penerapan pola asuh positif dan demokratis menjadi salah satu kunci penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara orang tua dan anak. Orang tua didorong untuk memberikan teladan yang baik, mendengarkan pendapat anak, membangun komunikasi yang terbuka, memberikan apresiasi terhadap perilaku positif, serta menerapkan disiplin yang mendidik tanpa kekerasan. Dengan demikian, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, bertanggung jawab, serta memiliki kemampuan dalam mengambil keputusan secara bijaksana.
Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh anggota keluarga dalam menciptakan lingkungan pengasuhan yang mendukung perkembangan fisik, mental, emosional, sosial, maupun spiritual anak. Peran ayah dan ibu dalam pengasuhan dipandang sama pentingnya sehingga diharapkan mampu membangun keluarga yang harmonis, tangguh, dan berkualitas. Pengasuhan yang responsif juga menjadi salah satu strategi dalam mendukung percepatan penurunan stunting serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Keikutsertaan DPMDPPKB Kabupaten Buleleng dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan perangkat daerah sekaligus mendukung implementasi Program Bangga Kencana melalui penguatan ketahanan keluarga. Pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan ini diharapkan dapat diterapkan dan disebarluaskan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan penyuluhan, pembinaan, dan edukasi sehingga semakin banyak keluarga yang menerapkan pola pengasuhan positif dan demokratis dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini diikuti oleh Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana Ahli Muda I Gusti Komang Widiarta, S.E., bersama staf Kadek Sudiastini, yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara daring sebagai wujud dukungan terhadap peningkatan kualitas pengasuhan keluarga di Kabupaten Buleleng. Responsif: Penerapan Pengasuhan Positif dan Demokratis." Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas keluarga dalam mewujudkan pengasuhan yang berkualitas sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, tangguh, dan berkarakter.
Kegiatan KERABAT (Kelas Orang Tua Hebat) diselenggarakan sebagai media edukasi dan peningkatan pengetahuan bagi para pelaksana Program Bangga Kencana, penyuluh, serta seluruh pemangku kepentingan terkait pentingnya pola pengasuhan yang tepat sesuai dengan tahapan perkembangan anak. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh berbagai materi mengenai konsep pengasuhan responsif, yaitu pola pengasuhan yang mengedepankan kasih sayang, komunikasi dua arah, penghargaan terhadap hak anak, serta keterlibatan aktif orang tua dalam mendampingi setiap proses tumbuh kembang anak.
Dalam pemaparan materi disampaikan bahwa setiap anak memiliki hak untuk tumbuh dan berkembang dalam lingkungan keluarga yang aman, nyaman, penuh kasih sayang, serta bebas dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi. Penerapan pola asuh positif dan demokratis menjadi salah satu kunci penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara orang tua dan anak. Orang tua didorong untuk memberikan teladan yang baik, mendengarkan pendapat anak, membangun komunikasi yang terbuka, memberikan apresiasi terhadap perilaku positif, serta menerapkan disiplin yang mendidik tanpa kekerasan. Dengan demikian, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, bertanggung jawab, serta memiliki kemampuan dalam mengambil keputusan secara bijaksana.
Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh anggota keluarga dalam menciptakan lingkungan pengasuhan yang mendukung perkembangan fisik, mental, emosional, sosial, maupun spiritual anak. Peran ayah dan ibu dalam pengasuhan dipandang sama pentingnya sehingga diharapkan mampu membangun keluarga yang harmonis, tangguh, dan berkualitas. Pengasuhan yang responsif juga menjadi salah satu strategi dalam mendukung percepatan penurunan stunting serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Keikutsertaan DPMDPPKB Kabupaten Buleleng dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan perangkat daerah sekaligus mendukung implementasi Program Bangga Kencana melalui penguatan ketahanan keluarga. Pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan ini diharapkan dapat diterapkan dan disebarluaskan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan penyuluhan, pembinaan, dan edukasi sehingga semakin banyak keluarga yang menerapkan pola pengasuhan positif dan demokratis dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini diikuti oleh Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana Ahli Muda I Gusti Komang Widiarta, S.E., bersama staf Kadek Sudiastini, yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara daring sebagai wujud dukungan terhadap peningkatan kualitas pengasuhan keluarga di Kabupaten Buleleng.