Kamis, 16 Juli 2026 – Bertempat di Balai Penyuluhan KB Kecamatan Seririt, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan Pembinaan Lini Lapangan KB dan Pencatatan Pelaporan Fasilitas Kesehatan (Fasyankes). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan capaian KB Pascapersalinan (KBPP) serta mengevaluasi pencatatan dan pelaporan pelayanan KB pada aplikasi SIGA (Sistem Informasi Keluarga).
Kegiatan dihadiri oleh Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana Ahli Muda I Gusti Ayu Asrini, Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Pertama Sintya Rosalina, serta Pengadministrasi Perkantoran Nyoman Susila. Peserta yang mengikuti kegiatan terdiri atas 25 fasilitas kesehatan dan 7 Penyuluh KB se-Kecamatan Seririt.
Kegiatan dibuka oleh Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Seririt, Putu Linda Yuliantari, yang menyampaikan pentingnya sinergi antara penyuluh KB dan fasilitas kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan KB serta ketepatan pencatatan dan pelaporan data.
Materi pertama membahas akselerasi KB Pascapersalinan (KBPP) melalui identifikasi fasilitas kesehatan berdasarkan enam kategori, yaitu naik, turun, stagnan, baru, hilang, dan fasyankes prioritas. Melalui pemetaan tersebut, diharapkan setiap fasilitas kesehatan dapat mengetahui posisi capaian masing-masing sehingga mampu menyusun langkah percepatan peningkatan pelayanan KBPP. Selain itu, peserta juga diberikan penguatan mengenai tata cara pengisian laporan melalui tautan pelaporan KB Pascapersalinan.
Materi berikutnya berupa evaluasi capaian program pelayanan KB, yang bertujuan untuk mengidentifikasi kendala serta peluang peningkatan pelayanan di masing-masing fasilitas kesehatan.
Selanjutnya dilakukan evaluasi pencatatan dan pelaporan pelayanan KB pada aplikasi SIGA, melalui proses pencocokan antara data pada buku register pelayanan KB di fasilitas kesehatan dengan data pelayanan yang telah diinput ke dalam SIGA. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesesuaian data sehingga kualitas pelaporan program Bangga Kencana semakin akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mayoritas data pelayanan KB yang tercatat pada buku register fasilitas kesehatan telah sesuai dengan data yang diinput pada aplikasi SIGA. Meskipun demikian, pendampingan dan pembinaan kepada fasilitas kesehatan akan terus ditingkatkan agar kualitas pencatatan, pelaporan, serta capaian pelayanan KB Pascapersalinan semakin optimal.
Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin koordinasi yang semakin baik antara penyuluh KB dan fasilitas kesehatan, sehingga pelayanan KB Pascapersalinan di Kecamatan Seririt terus meningkat serta didukung oleh data yang valid, akurat, dan berkualitas sebagai dasar pengambilan kebijakan program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga di Kabupaten Buleleng.