Kamis, 16 Juli 2026, telah dilaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kader Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dalam pelaksanaan edukasi kepada Keluarga Risiko Stunting (KRS) di Posyandu Banjar Dinas Gunung Anyar, Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program DASHAT berjalan optimal serta meningkatkan kualitas pendampingan kepada keluarga sasaran.
Monitoring dan evaluasi dilaksanakan dengan beberapa fokus utama, yaitu:
Mengevaluasi hasil pelatihan dan edukasi gizi yang telah diberikan kepada Kader DASHAT tingkat kabupaten, termasuk pengisian Rapor Konsumsi Menu Bergizi, Rekap Keluarga Sasaran Intervensi, dan Daftar Hadir Peserta Sosialisasi Pembiasaan Konsumsi Menu Sehat Bergizi.
Membahas berbagai kendala dan hambatan yang dihadapi kader selama melakukan pendampingan pembiasaan konsumsi menu bergizi kepada Keluarga Risiko Stunting selama 30 hari.
Menganalisis permasalahan tumbuh kembang dan status kesehatan keluarga sasaran berdasarkan hasil rekapitulasi intervensi.
Mendiskusikan solusi serta menyusun tindak lanjut untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan kegiatan DASHAT.
Mengingatkan Penyuluh KB/PLKB agar melakukan pencatatan dan pelaporan seluruh hasil intervensi melalui Website Kampung Keluarga Berkualitas.
Kegiatan ini diwakili oleh Fungsional Kependudukan dan Keluarga Berencana, Ni Nyoman Triputrini, S.KM., didampingi Operator Layanan Operasional Ni Cening Parwadi serta Pengadministrasi Perkantoran Putu Mertayasa.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dusun, Penyuluh KB/PLKB, Tim Pendamping Keluarga (TPK), Kader DASHAT, serta Keluarga Risiko Stunting (KRS).
Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, sebagian besar Kader DASHAT telah memahami tata cara pengisian formulir dan format pelaporan, termasuk mekanisme penentuan sasaran intervensi. Namun demikian, masih terdapat kendala dalam pelaksanaan program, khususnya belum dapat direalisasikannya pemberian biaya transport bagi kader karena adanya hambatan regulasi. Kondisi ini dinilai memengaruhi motivasi kader dalam melaksanakan kunjungan dan pendampingan kepada keluarga sasaran.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini diharapkan kualitas pelaksanaan program DASHAT terus meningkat, berbagai kendala dapat segera ditindaklanjuti, serta sinergi antara pemerintah, kader, dan masyarakat semakin kuat dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Buleleng.