(0362) 22488
dispmdppkb.buleleng@gmail.com
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana

Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Kader DASHAT di Desa Gobleg Perkuat Pendampingan Keluarga Risiko Stunting

Admin dispmdppkb | 15 Juli 2026 | 137 kali

Rabu, 15 Juli 2026, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kader Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Posyandu Banjar Dinas Asah, Desa Gobleg, Kecamatan Banjar. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan edukasi kepada Keluarga Risiko Stunting (KRS) berjalan secara optimal sekaligus mengevaluasi efektivitas pendampingan yang telah dilakukan oleh kader DASHAT.

Monitoring dan evaluasi diwakili oleh Fungsional Kependudukan dan Keluarga Berencana, Ni Nyoman Triputrini, S.K.M., bersama Bidan Dewi Prihatini, S.ST.Keb., M.A.P., serta didampingi oleh Penata Layanan Operasional Gede Endi Mardana Yasa, S.Pd. Kegiatan turut dihadiri oleh Kepala Dusun, Penyuluh KB/PLKB, Kader Pembangunan Manusia (KPM), kader DASHAT, serta Keluarga Risiko Stunting sebagai sasaran intervensi.

Pelaksanaan monitoring difokuskan pada evaluasi hasil pelatihan dan edukasi gizi yang telah diterapkan oleh kader DASHAT tingkat kabupaten, termasuk pemeriksaan kelengkapan pengisian Rapor Konsumsi Menu Bergizi, Rekap Keluarga Sasaran Intervensi, serta Daftar Hadir Peserta Sosialisasi Pembiasaan Konsumsi Menu Sehat dan Bergizi. Selain itu, dilakukan pembahasan mengenai berbagai kendala yang dihadapi selama proses pendampingan pembiasaan konsumsi menu bergizi kepada KRS selama 30 hari.

Tim monitoring juga melakukan analisis terhadap kondisi tumbuh kembang dan status kesehatan keluarga sasaran berdasarkan hasil rekapitulasi intervensi yang telah dilaksanakan. Hasil analisis tersebut menjadi dasar dalam menyusun solusi dan tindak lanjut untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program DASHAT agar intervensi yang diberikan semakin tepat sasaran dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan ini juga ditekankan bahwa setiap Penyuluh KB/PLKB wajib melakukan pencatatan dan pelaporan seluruh hasil intervensi melalui Website Kampung Keluarga Berkualitas sebagai bentuk akuntabilitas pelaksanaan program sekaligus penyediaan data yang valid untuk mendukung percepatan penurunan stunting.

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, masih ditemukan beberapa kendala di lapangan, antara lain belum optimalnya pemahaman kader dalam mengisi formulir dan format pelaporan sehingga masih terdapat data yang belum lengkap, masih terdapat ketidaktepatan dalam penentuan sasaran intervensi, keterbatasan sumber daya manusia, serta terbatasnya waktu untuk melaksanakan kunjungan dan pendampingan kepada keluarga sasaran. Selain itu, kendala regulasi yang menyebabkan biaya transportasi kader belum dapat direalisasikan turut berdampak pada menurunnya motivasi kader dalam melaksanakan kunjungan pendampingan secara maksimal.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini diharapkan seluruh kendala yang dihadapi dapat segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas sektor, peningkatan kapasitas kader, penyempurnaan mekanisme pelaporan, serta penguatan dukungan terhadap pelaksanaan program DASHAT. Dengan demikian, upaya edukasi gizi dan pendampingan kepada Keluarga Risiko Stunting dapat berjalan lebih efektif sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mempercepat penurunan angka stunting serta mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan berkualitas.