(0362) 22488
dispmdppkb.buleleng@gmail.com
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana

MONITORING DAN EVALUASI KADER DAPUR SEHAT ATASI STUNTING (DASHAT) DI DESA WANAGIRI

Admin dispmdppkb | 20 Oktober 2026 | 57 kali

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kader Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dalam pelaksanaan edukasi kepada Keluarga Risiko Stunting (KRS), pada Selasa, 20 Oktober 2026, bertempat di Posyandu Banjar Dinas Asah Panji, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada.

Kegiatan ini diwakili oleh Fungsional Kependudukan dan Keluarga Berencana, Ni Nyoman Triputrini, SKM., didampingi oleh Pengadministrasi Perkantoran, Nyoman Susila dan Gede Suryawan. Kegiatan ini dihadiri oleh Kasi Pelayanan, Ibu Mekel, Kepala Dusun (Kadus), Kader Pembangunan Manusia (KPM), Penyuluh KB/PLKB, kader DASHAT, serta keluarga sasaran KRS.

Monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil pelatihan dan edukasi gizi kepada kader DASHAT tingkat kabupaten, khususnya dalam pengisian Raport Konsumsi Menu Bergizi, Rekap Keluarga Sasaran Intervensi, dan Daftar Hadir Peserta Sosialisasi Pembiasaan Konsumsi Menu Sehat Bergizi. Selain itu, kegiatan ini juga membahas kendala selama pendampingan pembiasaan konsumsi menu bergizi bagi KRS selama 30 hari, menganalisis permasalahan tumbuh kembang dan status kesehatan sasaran berdasarkan hasil rekapitulasi intervensi, serta merumuskan solusi dan tindak lanjut kegiatan.

Dalam kegiatan ini juga ditekankan pentingnya pencatatan dan pelaporan seluruh hasil intervensi oleh Penyuluh KB/PLKB ke dalam website Kampung Keluarga Berkualitas sebagai bagian dari pemantauan pelaksanaan program DASHAT.

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, diketahui bahwa seluruh kader DASHAT telah memahami tata cara pengisian formulir atau format pelaporan serta penentuan keluarga sasaran intervensi. Namun, pelaporan tahap kedua belum sepenuhnya terselesaikan karena masih terdapat kader yang melaksanakan pendampingan kepada keluarga sasaran KRS.

Diharapkan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, pelaksanaan pendampingan keluarga sasaran dapat berjalan lebih optimal, pencatatan dan pelaporan kegiatan semakin tertib, serta edukasi pembiasaan konsumsi menu sehat bergizi bagi KRS dapat mendukung upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Buleleng.