(0362) 22488
dispmdppkb.buleleng@gmail.com
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana

JALASIK, Pramuka Buleleng Ajak Generasi Muda Jaga Kelestarian Cagar Alam Batukahu Gunung Lesung

Admin dispmdppkb | 08 Agustus 2026 | 55 kali

Sabtu, 8 Agustus 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Buleleng melaksanakan kegiatan JALASIK (Jelajah Alam dan Aksi Resik) di kawasan Cagar Alam Batukahu Gunung Lesung, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali.

Kegiatan JALASIK diikuti oleh anggota Pramuka Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng sebagai bentuk nyata kepedulian generasi muda terhadap kelestarian lingkungan dan kawasan konservasi. Kegiatan dikemas melalui aktivitas jelajah alam yang dipadukan dengan aksi kebersihan lingkungan di sepanjang jalur yang dilalui peserta.

Dalam pelaksanaannya, para anggota Pramuka menyusuri kawasan Cagar Alam Batukahu Gunung Lesung sekaligus melakukan aksi pemungutan sampah, khususnya sampah plastik yang ditemukan di sepanjang jalur kegiatan. Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung mengenai pentingnya menjaga kebersihan serta kelestarian ekosistem.

Kegiatan JALASIK turut didampingi oleh Wakil Ketua Bidang Humas, Data dan Digital Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng, Kakak Ketut Swarmawan, S.STP., M.M. Sementara itu, dari Saka Kencana hadir langsung Ketua Mabisaka, Kakak Drs. Made Supartawan, M.M., didampingi Anggota Mabisaka Dewa Rahjana, S.Pi. serta Instruktur Saka Gede Supastrawan.

Kawasan Cagar Alam Batukahu Gunung Lesung memiliki nilai penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan kelestarian keanekaragaman hayati. Karena itu, kegiatan JALASIK menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kawasan konservasi, antara lain dengan tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta membangun kebiasaan hidup yang lebih ramah lingkungan.

Selain memberikan edukasi lingkungan, JALASIK juga menjadi bagian dari pendidikan karakter melalui kegiatan kepramukaan. Anggota Pramuka dilatih untuk memiliki sikap disiplin, bertanggung jawab, peduli, mandiri, serta memiliki kecintaan terhadap alam dan lingkungan. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya diterapkan selama kegiatan, tetapi juga menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Aksi resik di kawasan konservasi juga menjadi wujud nyata semangat pengabdian Pramuka kepada masyarakat dan lingkungan. Semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai kepramukaan yang mendorong setiap anggota untuk aktif berkontribusi, menjaga lingkungan, serta menjadi teladan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Melalui momentum peringatan Hari Pramuka ke-65, kegiatan JALASIK diharapkan dapat berkembang menjadi gerakan berkelanjutan di kalangan anggota Pramuka Kwarcab Buleleng. Gerakan tersebut tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan bersih-bersih, tetapi juga melalui upaya membangun kesadaran dan kebiasaan untuk menjaga kelestarian alam secara konsisten.

Kegiatan JALASIK menegaskan bahwa Pramuka tidak hanya mencintai alam, tetapi juga hadir untuk merawat dan menjaganya. Dengan semangat kebersamaan, kepedulian, dan pengabdian, generasi muda diharapkan mampu menjadi bagian penting dalam menjaga kelestarian kawasan Cagar Alam Batukahu Gunung Lesung agar tetap bersih, lestari, dan memberikan manfaat bagi generasi saat ini maupun generasi yang akan datang.