Buleleng, 17 September 2026 – Dalam upaya memperkuat pelaksanaan intervensi pencegahan dan penurunan stunting melalui edukasi gizi di tingkat keluarga, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kader Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dalam memberikan edukasi kepada Keluarga Risiko Stunting (KRS).
Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 17 September 2026, bertempat di Posyandu Banjar Dinas Banyualit, Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemantauan terhadap pelaksanaan pendampingan KRS, khususnya dalam membiasakan keluarga mengonsumsi makanan sehat dan bergizi secara berkelanjutan.
Monev dilaksanakan untuk mengevaluasi hasil pelatihan dan edukasi gizi yang telah diberikan kepada Kader DASHAT Tingkat Kabupaten, khususnya dalam pengisian Raport Konsumsi Menu Bergizi, Rekap Keluarga Sasaran Intervensi, serta Daftar Hadir Peserta Sosialisasi Pembiasaan Konsumsi Menu Sehat dan Bergizi.
Selain itu, kegiatan juga membahas berbagai kendala yang ditemukan selama proses pendampingan pembiasaan konsumsi menu bergizi bagi KRS selama 30 hari, menganalisis kondisi tumbuh kembang dan status kesehatan KRS berdasarkan hasil rekapitulasi intervensi, serta mendiskusikan solusi dan tindak lanjut yang diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pendampingan.
Dalam pelaksanaannya, Penyuluh KB/PLKB juga memiliki peran penting dalam melakukan pencatatan dan pelaporan seluruh hasil intervensi kegiatan melalui website Kampung Keluarga Berkualitas, sehingga pelaksanaan kegiatan dapat terdokumentasi dengan baik dan menjadi bagian dari pemantauan program Bangga Kencana di tingkat desa.
Kegiatan ini diwakili oleh Fungsional Kependudukan dan Keluarga Berencana, Ni Nyoman Triputrini, SKM, didampingi oleh Operator Layanan Operasional Cening Parwadi dan Pengadministrasian Perkantoran Kadek Sudiastini.
Kegiatan turut dihadiri oleh Sekretaris Desa, Kepala Dusun, Kader Pembangunan Manusia (KPM), PKB/PLKB, Kader DASHAT, serta keluarga sasaran KRS.
Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi tahap kedua, diketahui bahwa seluruh kader DASHAT telah memahami tata cara pengisian form/format administrasi kegiatan serta penentuan sasaran intervensi. Seluruh laporan juga telah diselesaikan dengan baik.
Dari hasil pengisian Raport Konsumsi Menu Bergizi, seluruh sasaran KRS yang didampingi telah mencapai nilai/skor 120–150. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sasaran KRS yang mendapatkan pendampingan telah mengalami pembiasaan dalam mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi.
Selain itu, pelaporan kegiatan juga telah dilakukan dan diinput ke dalam website Kampung Keluarga Berkualitas. Dengan capaian tersebut, pelaksanaan pendampingan Kader DASHAT di Desa Kalibukbuk diharapkan dapat terus berjalan secara konsisten serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan, perilaku konsumsi pangan bergizi, dan kesehatan keluarga sasaran dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Buleleng.