(0362) 22488
dispmdppkb.buleleng@gmail.com
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana

Monitoring dan Evaluasi Kader DASHAT di Desa Panji

Admin dispmdppkb | 21 Agustus 2026 | 17 kali

Singaraja, 21 Agustus 2026 — Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kader Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dalam rangka edukasi kepada Keluarga Risiko Stunting (KRS), bertempat di Posyandu BD. Babakan, Desa Panji, Kecamatan Sukasada.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan edukasi dan pendampingan gizi kepada Kader DASHAT, khususnya dalam pengisian Raport Konsumsi Menu Bergizi, Rekap Keluarga Sasaran Intervensi, serta Daftar Hadir Peserta Sosialisasi Pembiasaan Konsumsi Menu Sehat dan Bergizi. Selain itu, kegiatan juga membahas berbagai kendala yang ditemukan selama pendampingan pembiasaan konsumsi menu bergizi bagi KRS selama 30 hari.

Monev juga dilakukan untuk menganalisis permasalahan tumbuh kembang dan status kesehatan KRS berdasarkan hasil rekapitulasi intervensi, sekaligus mendiskusikan solusi serta tindak lanjut yang diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan kegiatan DASHAT.

Dalam pelaksanaannya, Penyuluh KB/PLKB diharapkan melakukan pencatatan dan pelaporan seluruh hasil intervensi kegiatan secara lengkap dan berkelanjutan melalui website Kampung Keluarga Berkualitas.

Kegiatan diwakili oleh Fungsional Kependudukan dan Keluarga Berencana, Ni Nyoman Triputrini, SKM dan Bdn. Dewi Prihatini, SST.Keb., MAP, didampingi Penata Layanan Operasional Gede Endi Mardana Yasa, S.Pd., Putu Renita, SE., dan Luh Sri Adnyawati Ningsih, SE., serta Operator Layanan Operasional Nyoman Ngetis Rahayu.

Kegiatan turut dihadiri oleh Ibu Mekel, Kepala Dusun, KPM, PLKB, Kader DASHAT, serta Keluarga Risiko Stunting (KRS).

Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini merupakan monev tahap kedua. Dalam pelaksanaannya, masih ditemukan beberapa kader DASHAT yang belum sepenuhnya memahami tata cara pengisian form atau format pelaporan. Selain itu, laporan yang disampaikan masih belum lengkap sehingga diperlukan perbaikan dan pendampingan lebih lanjut agar pencatatan, pelaporan, serta dokumentasi hasil intervensi dapat dilakukan secara tertib, lengkap, dan sesuai ketentuan.

Melalui kegiatan monev ini, diharapkan kapasitas Kader DASHAT semakin meningkat dan pelaksanaan pendampingan KRS dapat berjalan lebih optimal dalam mendukung upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Buleleng.