(0362) 22488
dispmdppkb.buleleng@gmail.com
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana

MONITORING DAN EVALUASI KADER DAPUR SEHAT ATASI STUNTING (DASHAT) DI KAMPUNG KB DESA BENGKALA

Admin dispmdppkb | 13 Oktober 2026 | 76 kali

Selasa, 13 Oktober 2026, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kader Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dalam pelaksanaan edukasi kepada Keluarga Risiko Stunting (KRS) di Kampung KB Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan.

Kegiatan ini diwakili oleh Fungsional Kependudukan dan Keluarga Berencana Ahli Muda, Gusti I Gusti Ayu Arsini, S.H., didampingi oleh Penata Layanan Operasional Gede Endi Mardana Yasa, S.Pd., serta Pengadministrasi Perkantoran Cening Parwadi dan Gede Sukara. Kegiatan ini dihadiri oleh Perbekel, Kader Pembangunan Manusia (KPM), Kasi Pelayanan, PKB/PLKB, kader DASHAT, serta keluarga sasaran KRS.

Monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk menilai pelaksanaan pelatihan dan edukasi gizi kepada kader DASHAT, khususnya dalam pengisian raport konsumsi menu bergizi, rekapitulasi keluarga sasaran intervensi, serta daftar hadir kegiatan sosialisasi pembiasaan konsumsi menu sehat dan bergizi. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk mengidentifikasi kendala selama pendampingan pembiasaan konsumsi menu bergizi bagi KRS selama 30 hari, menganalisis permasalahan tumbuh kembang dan status kesehatan keluarga sasaran berdasarkan hasil rekapitulasi intervensi, serta merumuskan solusi dan tindak lanjut yang diperlukan.

Dalam kegiatan ini juga ditekankan pentingnya peran Penyuluh KB/PLKB dalam melakukan pencatatan dan pelaporan seluruh hasil intervensi ke dalam website Kampung Keluarga Berkualitas sebagai bagian dari upaya memastikan pelaksanaan program berjalan secara terarah, terdokumentasi, dan berkelanjutan.

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi tahap kedua, diketahui bahwa seluruh kader DASHAT telah memahami tata cara pengisian formulir atau format pelaporan serta penentuan keluarga sasaran intervensi. Sementara itu, proses pengisian raport konsumsi makanan bergizi dan rekapitulasi keluarga sasaran intervensi untuk pelaporan tahap kedua masih berlangsung dan perlu dituntaskan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaksanaan edukasi dan pendampingan konsumsi menu bergizi bagi KRS dapat berjalan lebih optimal, disertai dengan peningkatan ketertiban administrasi dan pelaporan. Dengan demikian, program DASHAT di Kampung KB Desa Bengkala diharapkan dapat mendukung pemenuhan gizi keluarga, meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola konsumsi makanan sehat dan bergizi, serta memperkuat upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Buleleng.