(0362) 22488
dispmdppkb.buleleng@gmail.com
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana

DPMDPPKB Buleleng Hadiri FGD Baseline Survey HDDAP 2026, Perkuat Sinergi Desa dalam Pengembangan Hortikultura

Admin dispmdppkb | 21 Juli 2026 | 116 kali

Buleleng, 21 Juli 2026 – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDPPKB) Kabupaten Buleleng menghadiri undangan Focus Group Discussion (FGD) Baseline Survey Horticulture Development in Dryland Areas Sector Project (HDDAP) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada. Kegiatan berlangsung di Ruang Pertemuan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan sebagai bagian dari penyusunan data dasar pelaksanaan program HDDAP di Kabupaten Buleleng.

 

FGD dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), kelompok petani klaster komoditas manggis dan durian, pelaku UMKM komoditas manggis dan durian, serta unsur akademisi dari Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada. Kegiatan dibuka oleh moderator dari Universitas Gadjah Mada, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng yang diwakili oleh Ir. I Gusti Ayu Maya Kurnia, M.Si, selaku Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura. Selanjutnya, Tim Kajian Universitas Gadjah Mada memaparkan hasil kajian awal dan tujuan pelaksanaan baseline survey sebagai landasan dalam penyusunan strategi pengembangan hortikultura di kawasan lahan kering.

 

Pada sesi Focus Group Discussion, Dinas PMDPPKB Kabupaten Buleleng turut memberikan masukan terkait peran strategis pemerintah desa dalam mendukung keberhasilan implementasi HDDAP. Putu Radyati Sugiadnyana, S.H. menyampaikan materi mengenai dukungan pemerintah desa terhadap pengembangan sektor hortikultura, termasuk peluang pemanfaatan Dana Desa untuk kegiatan yang mendukung peningkatan produksi, penguatan infrastruktur pendukung, serta pemberdayaan masyarakat desa sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

Selanjutnya, I Made Aryana memaparkan materi mengenai peran kelembagaan desa dalam memperkuat kapasitas petani dan pelaku UMKM, pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengembangan klaster komoditas manggis dan durian, serta potensi sinergi antara program-program pembangunan desa dengan implementasi HDDAP. Diskusi yang berlangsung secara interaktif menghasilkan berbagai masukan dan rekomendasi dari peserta sebagai bahan penyempurnaan penyusunan baseline survey sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan hortikultura di Kabupaten Buleleng.

 

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Dinas PMDPPKB Kabupaten Buleleng menegaskan komitmennya untuk terus mendorong sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan para pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan ekonomi desa berbasis potensi lokal. Optimalisasi peran pemerintah desa melalui perencanaan pembangunan yang terintegrasi diharapkan mampu memperkuat pengembangan komoditas unggulan hortikultura sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.