Selasa, 18 Agustus 2026, Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kader Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dalam rangka pelaksanaan edukasi kepada Keluarga Risiko Stunting (KRS). Kegiatan bertempat di Posyandu BD. Amertasari, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil pelatihan dan edukasi gizi yang telah diberikan kepada Kader DASHAT, termasuk pemahaman dalam pengisian Raport Konsumsi Menu Bergizi, Rekapitulasi Keluarga Sasaran Intervensi, serta Daftar Hadir Peserta Sosialisasi Pembiasaan Konsumsi Menu Sehat dan Bergizi.
Selain itu, Monev dilaksanakan untuk membahas berbagai kendala yang ditemukan selama pendampingan pembiasaan konsumsi menu bergizi bagi KRS selama 30 hari, menganalisis permasalahan tumbuh kembang dan status kesehatan KRS berdasarkan hasil rekapitulasi intervensi, serta mendiskusikan solusi dan tindak lanjut yang diperlukan guna meningkatkan kualitas pendampingan.
Dalam pelaksanaan kegiatan, Penyuluh KB/PLKB juga ditekankan untuk melakukan pencatatan dan pelaporan seluruh hasil intervensi secara lengkap dan berkelanjutan melalui website Kampung Keluarga Berkualitas.
Kegiatan tersebut diwakili oleh Fungsional Kependudukan dan Keluarga Berencana, Ni Nyoman Triputrini, SKM, didampingi Penata Layanan Operasional, Gede Endi Mardana Yasa, S.Pd. dan Putu Renita, SE. Kegiatan turut dihadiri oleh Kepala Dusun, PLKB, Kader DASHAT, serta Keluarga Risiko Stunting (KRS).
Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini merupakan pelaksanaan Monev yang kedua. Secara umum, seluruh Kader DASHAT telah memahami tata cara pengisian form/format yang digunakan serta telah mampu menentukan sasaran intervensi dengan baik.
Namun demikian, berdasarkan hasil rekapitulasi raport konsumsi menu bergizi, masih terdapat KRS di BD. Kubu yang memperoleh nilai atau skor di bawah 119, sehingga masih memerlukan pendampingan, penguatan, dan pemantauan secara berkelanjutan. Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas intervensi DASHAT serta memastikan pembiasaan konsumsi menu bergizi dapat memberikan dampak positif terhadap tumbuh kembang dan status kesehatan KRS.
Melalui kegiatan Monev ini diharapkan pelaksanaan DASHAT dapat berjalan lebih optimal, pencatatan dan pelaporan intervensi semakin tertib, serta pendampingan kepada KRS dapat dilakukan secara tepat sasaran dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Buleleng.