(0362) 22488
dispmdppkb.buleleng@gmail.com
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana

Monitoring dan Evaluasi Kader DASHAT dalam Mendukung Edukasi Keluarga Risiko Stunting di Desa Alasangkar

Admin dispmdppkb | 16 September 2026 | 44 kali

Singaraja, Rabu, 16 September 2026 — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kader Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dalam pelaksanaan edukasi kepada Keluarga Risiko Stunting (KRS) di Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Desa Alasangkar, Kecamatan Buleleng.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan pelatihan dan edukasi gizi yang telah diberikan kepada kader DASHAT tingkat Kabupaten, khususnya dalam pengisian Raport Konsumsi Menu Bergizi, Rekap Keluarga Sasaran Intervensi, serta Daftar Hadir Peserta Sosialisasi Pembiasaan Konsumsi Menu Sehat Bergizi.

Selain itu, monitoring dan evaluasi dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai kendala atau hambatan selama proses pendampingan pembiasaan konsumsi menu bergizi bagi KRS selama 30 hari. Kegiatan juga mencakup analisis terhadap tumbuh kembang dan status kesehatan KRS berdasarkan hasil rekapitulasi intervensi, sekaligus mendiskusikan solusi dan tindak lanjut yang diperlukan.

Dalam pelaksanaan kegiatan, Penyuluh KB/PLKB juga diarahkan untuk melakukan pencatatan dan pelaporan seluruh hasil intervensi ke dalam website Kampung Keluarga Berkualitas sebagai bagian dari upaya tertib administrasi, dokumentasi, dan pemutakhiran data pelaksanaan program.

Kegiatan ini diwakili oleh Fungsional Kependudukan dan Keluarga Berencana, Gusti Ayu Asrini, didampingi oleh Operator Layanan Operasional Ayu Linda Febriani dan Operator Layanan Operasional Nyoman Ngetis Rahayu.

Kegiatan turut dihadiri oleh Kasi Pelayanan beserta staf desa, Kepala Dusun, Kader Pembangunan Manusia (KPM), PKB/PLKB, kader DASHAT, serta Keluarga Risiko Stunting (KRS).

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi tahap kedua, diketahui bahwa seluruh kader DASHAT telah memahami tata cara pengisian form/format serta penentuan sasaran intervensi. Hal tersebut menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kader dalam melaksanakan tugas pendampingan kepada keluarga sasaran.

Namun, dalam pelaporan tahap kedua, pengisian Raport Konsumsi Menu Bergizi masih belum lengkap karena belum seluruh kader menyelesaikan proses pendampingan terhadap sasaran KRS. Oleh karena itu, kader DASHAT diharapkan segera menuntaskan pendampingan serta melengkapi seluruh pencatatan dan pelaporan sesuai dengan format yang telah ditetapkan.

Monitoring dan evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan pelaksanaan DASHAT di Kampung KB Desa Alasangkar dapat semakin optimal dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada keluarga sasaran, sekaligus mendukung upaya pencegahan dan penurunan risiko stunting di Kabupaten Buleleng.