(0362) 22488
dispmdppkb.buleleng@gmail.com
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana

Penyuluhan Program Bangga Kencana (Gerakan Ayah Teladan Indonesia/GATI) yang difasilitasi oleh Kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP).

Admin dispmdppkb | 07 Juni 2026 | 16 kali

 Minggu, 7Juni 2026 – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan, sikap, perilaku, dan kesadaran keluarga serta masyarakat guna mewujudkan keluarga yang berencana, sehat, dan berkualitas, sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) melaksanakan kegiatan Penyuluhan Program Bangga Kencana (Gerakan Ayah Teladan Indonesia/GATI) yang difasilitasi oleh Kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP).


Kegiatan penyuluhan dilaksanakan di Balai Banjar  Sekar Sari Br. Dinas Sekar Sari, Desa Selat, Kecamatan Sukasada, sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat peran keluarga dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Program Bangga Kencana merupakan salah satu program strategis yang bertujuan membangun keluarga yang sehat, harmonis, mandiri, dan sejahtera melalui peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga, pengasuhan anak, kesehatan reproduksi, serta pemenuhan hak-hak anak dan anggota keluarga.


Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan edukasi mengenai pentingnya keterlibatan seluruh anggota keluarga, khususnya peran ayah dalam pengasuhan dan pendampingan tumbuh kembang anak. Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) hadir sebagai salah satu upaya untuk mendorong peningkatan peran ayah dalam keluarga sehingga tercipta lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Peran ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendidik, pelindung, dan teladan dalam keluarga.


Selain itu, penyuluhan juga menekankan pentingnya pencegahan stunting melalui penerapan pola asuh yang baik, pemenuhan gizi seimbang, menjaga kesehatan ibu dan anak, serta membangun kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan yang tersedia. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai periode emas yang menentukan kualitas tumbuh kembang anak di masa depan.


Kegiatan dihadiri oleh berbagai unsur yang berperan dalam pelaksanaan Program Bangga Kencana, terdiri dari 130 orang sasaran GATI, 3 orang Kader IMP, 1 orang Penyuluh Keluarga Berencana (PLKB), dan 3 orang perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan keluarga berkualitas serta percepatan penurunan stunting di Kabupaten Buleleng.


Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti penyuluhan dengan antusias. Berbagai materi disampaikan secara interaktif sehingga peserta tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga dapat berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait pengasuhan anak, peran ayah dalam keluarga, serta tantangan yang dihadapi dalam mewujudkan keluarga yang sehat dan sejahtera. Melalui sesi tanya jawab, peserta diberikan kesempatan untuk memperdalam pemahaman mengenai Program Bangga Kencana dan implementasinya dalam kehidupan sehari-hari.


Diharapkan melalui kegiatan penyuluhan ini, masyarakat semakin memahami pentingnya perencanaan keluarga, penguatan fungsi keluarga, serta peran aktif orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak. 


Dengan meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat, Program Bangga Kencana dapat berjalan lebih optimal sehingga mampu mewujudkan keluarga yang berkualitas, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Kabupaten Buleleng yang lebih maju dan sejahtera.