(0362) 22488
dispmdppkb.buleleng@gmail.com
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana

Monitoring dan Evaluasi Kader Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT)

Admin dispmdppkb | 08 September 2026 | 87 kali

Singaraja, Selasa, 8 September 2026 — Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) DPMDPPKB Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kader Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dalam pelaksanaan edukasi kepada Keluarga Risiko Stunting (KRS). Kegiatan berlangsung di Posyandu Banjar Dinas Subak Gede, Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan.

Monitoring dan evaluasi ini dilaksanakan untuk melihat perkembangan pelaksanaan pendampingan serta edukasi gizi yang diberikan oleh kader DASHAT kepada keluarga sasaran. Selain itu, kegiatan juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi kader selama mendampingi KRS dalam pembiasaan konsumsi makanan sehat dan bergizi selama 30 hari.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan evaluasi terhadap hasil pelatihan dan edukasi gizi yang telah diberikan kepada kader DASHAT tingkat Kabupaten, termasuk kelengkapan pengisian Raport Konsumsi Menu Bergizi, Rekap Keluarga Sasaran Intervensi, serta Daftar Hadir Peserta Sosialisasi Pembiasaan Konsumsi Menu Sehat dan Bergizi.

Monitoring juga diarahkan untuk menganalisis kondisi tumbuh kembang dan status kesehatan KRS berdasarkan hasil rekapitulasi intervensi. Berbagai permasalahan yang ditemukan selanjutnya dibahas bersama untuk menentukan solusi serta langkah tindak lanjut yang diperlukan dalam meningkatkan efektivitas pendampingan keluarga sasaran.

Berdasarkan hasil monitoring, diketahui bahwa dari lima kader DASHAT yang ditugaskan, hanya dua kader yang hadir dalam kegiatan. Sementara itu, dalam proses penentuan sasaran dan pengisian form/format pelaporan, masih ditemukan beberapa bagian yang belum lengkap sesuai arahan. Kondisi tersebut disebabkan kader belum sempat melakukan pendampingan kepada seluruh KRS dan direncanakan akan ditindaklanjuti setelah kegiatan Posyandu.

Dari hasil pengisian raport KRS yang telah mendapatkan pendampingan, diperoleh nilai pada kisaran 120–150. Hasil tersebut menunjukkan bahwa KRS yang telah didampingi mulai terbiasa mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi sesuai dengan pembiasaan yang diberikan selama masa intervensi.

Namun demikian, untuk laporan bulan Juli, pengisian administrasi dan pelaporan masih baru dilakukan sebagian. Hal ini menjadi salah satu catatan dalam monitoring agar kader dapat melengkapi seluruh data dan dokumentasi intervensi sesuai ketentuan.

Dalam kegiatan ini juga ditekankan bahwa Penyuluh KB/PLKB wajib melakukan pencatatan dan pelaporan seluruh hasil intervensi ke dalam website Kampung Keluarga Berkualitas sebagai bagian dari tertib administrasi dan pemantauan keberlanjutan program.

Kegiatan diwakili oleh Kabid PPKB bersama Fungsional Kependudukan dan Keluarga Berencana Ni Gusti Ayu Asruni, didampingi oleh Pengadministrasi Perkantoran Komang Irayami dan Operator Layanan Operasional Ni Cening Parwadi.

Kegiatan turut dihadiri oleh PKB/PLKB, kader DASHAT, kader Posyandu, kader Tim Pendamping Keluarga (TPK), Kader Pembangunan Manusia (KPM), serta tim dari Puskesmas Kubutambahan I.

Melalui monitoring dan evaluasi ini, diharapkan pelaksanaan pendampingan KRS oleh kader DASHAT dapat berjalan lebih optimal, tertib dalam pencatatan dan pelaporan, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam membangun kebiasaan konsumsi makanan sehat dan bergizi sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Buleleng.