(0362) 22488
dispmdppkb.buleleng@gmail.com
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana

MONITORING DAN EVALUASI KADER DASHAT DI KAMPUNG KB DESA KAYU PUTIH, KECAMATAN SUKASADA

Admin dispmdppkb | 23 Oktober 2026 | 9 kali

Singaraja, Jumat, 23 Oktober 2026 – Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kader Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dalam pelaksanaan edukasi kepada Keluarga Risiko Stunting (KRS) di Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Desa Kayu Putih, Kecamatan Sukasada.

Kegiatan ini diwakili oleh Fungsional Kependudukan dan Keluarga Berencana Ahli Muda, Ni Nyoman Triputrini, SKM., didampingi oleh Penata Layanan Operasional, Gede Endi Mardana Yasa, S.Pd., serta Pengadministrasi Perkantoran, Kadek Sudiastini. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Kepala Dusun Bhuana Sari, Kader Pembangunan Manusia (KPM), Penyuluh Keluarga Berencana/Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PKB/PLKB), kader DASHAT, serta Keluarga Risiko Stunting (KRS).

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil pelatihan dan edukasi gizi yang telah diberikan kepada kader DASHAT tingkat kabupaten, khususnya terkait pengisian raport konsumsi menu bergizi, rekapitulasi keluarga sasaran intervensi, serta daftar hadir peserta sosialisasi pembiasaan konsumsi menu sehat dan bergizi. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi selama pendampingan pembiasaan konsumsi menu bergizi bagi KRS selama 30 hari, menganalisis permasalahan tumbuh kembang dan status kesehatan keluarga sasaran berdasarkan hasil rekapitulasi intervensi, serta merumuskan solusi dan tindak lanjut yang diperlukan.

Dalam pelaksanaannya, monitoring dan evaluasi tahap kedua menunjukkan perkembangan positif. Seluruh kader DASHAT telah memahami tata cara pengisian formulir atau format pelaporan serta penentuan keluarga sasaran yang menjadi prioritas intervensi. Pemahaman tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan edukasi gizi dan pendampingan keluarga secara lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.

Berdasarkan hasil evaluasi pelaporan tahap ketiga, pengisian raport konsumsi makanan bergizi dan rekapitulasi keluarga sasaran intervensi menunjukkan bahwa dua kader telah menyelesaikan pengisian laporan secara lengkap, sedangkan tiga kader lainnya masih dalam proses penyelesaian. Kondisi ini menjadi perhatian untuk terus dilakukan pendampingan dan pemantauan agar seluruh laporan dapat diselesaikan sesuai ketentuan.

Selain itu, Penyuluh KB/PLKB diharapkan melaksanakan pencatatan dan pelaporan seluruh hasil intervensi kegiatan melalui website Kampung Keluarga Berkualitas sebagai bagian dari upaya penguatan administrasi, pemantauan, dan evaluasi program di tingkat desa.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, DPMDPPKB Kabupaten Buleleng mendorong peningkatan kapasitas kader DASHAT dalam memberikan edukasi serta membangun kebiasaan konsumsi makanan sehat dan bergizi bagi Keluarga Risiko Stunting. Dengan pendampingan yang berkesinambungan, diharapkan keluarga sasaran semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang guna mendukung tumbuh kembang anak dan meningkatkan kualitas kesehatan keluarga, sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Buleleng.