Kegiatan tersebut diikuti oleh Jafung KKB, Ni Nyoman Triputrini, SKM dan I Gusti Ayu Asrini, SH, didampingi oleh Penata Layanan Operasional sekaligus Admin Website Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan, Gede Endi Mardana Yasa, S.Pd. Selain perwakilan OPD, kegiatan juga diikuti oleh seluruh PKB/PLKB dan Pokja Kampung KB se-Kabupaten Buleleng.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan arahan dari Tim Kerja Pengendalian Kependudukan Perwakilan BKKBN Provinsi Bali. Disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola program berbasis data serta pengembangan pusat data terpadu di tingkat desa/kelurahan. Kegiatan sekaligus menjadi sarana penyegaran dan pembaruan bagi PKB/PLKB dan Pokja Kampung KB dalam melakukan penginputan serta pemutakhiran data pada website Kampung Keluarga Berkualitas dan Rumah Data Kependudukan.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Kerja Pengelolaan Kependudukan memberikan pemaparan terkait pencatatan dan pelaporan Kampung KB, khususnya mengenai pelaporan subsite dan pemutakhiran data Kampung KB melalui menu informasi Kampung KB, laporan perkembangan profil Kampung KB, serta pelaporan intervensi program.
Salah satu bentuk intervensi yang menjadi bagian dari pelaporan Kampung KB adalah kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT). Setiap pelaksanaan kegiatan DASHAT di Kampung KB perlu didokumentasikan dan diunggah sebagai bagian dari bukti pelaksanaan kegiatan, antara lain berupa rapor konsumsi, rekap kegiatan, serta data kunjungan kader.
Selain Kampung KB, peserta juga mendapatkan penguatan mengenai pengelolaan Rumah Data Kependudukan (Rumah DataKu). Disampaikan bahwa pengelolaan Rumah DataKu dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu pengumpulan data, verifikasi dan pengolahan data, analisis data, penyajian data, serta pemanfaatan data.
Rumah DataKu memiliki peran strategis dalam membangun kepedulian dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya data, membentuk kelompok kegiatan pengelolaan data, serta menyediakan data dan hasil analisis yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam perencanaan dan pengambilan keputusan di tingkat desa/kelurahan.
Adapun jenis data yang dikelola dalam Rumah DataKu meliputi data kuantitas penduduk, kualitas penduduk, mobilitas penduduk, serta data administrasi kependudukan. Dengan pengelolaan data yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi, diharapkan keberadaan Kampung KB dan Rumah DataKu dapat semakin mendukung perencanaan serta pelaksanaan program pembangunan keluarga dan kependudukan berbasis data di Kabupaten Buleleng.
Melalui kegiatan fasilitasi dan pembinaan ini, DPMDPPKB Kabupaten Buleleng berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan dan pemutakhiran data Kampung KB dan Rumah DataKu, serta mendorong PKB/PLKB dan Pokja Kampung KB agar lebih aktif dalam pencatatan, pelaporan, dan pemanfaatan data sebagai dasar pelaksanaan intervensi program di desa/kelurahan.