(0362) 22488
dispmdppkb.buleleng@gmail.com
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana

Bimbingan Teknis (Bimtek) Mandiri Kader Pembangunan Manusia (KPM) dari 17 desa se-Kecamatan Banjar.

Admin dispmdppkb | 26 Mei 2026 | 84 kali

Senin, 25 Mei 2026, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Kabupaten Buleleng melalui Bidang LKD-UEM memfasilitasi pelaksanaan Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Mandiri Kader Pembangunan Manusia (KPM) dari 17 desa se-Kecamatan Banjar. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya penguatan kapasitas KPM dalam mengawal percepatan penurunan stunting melalui implementasi Posyandu Siklus Hidup dan pemenuhan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di desa.


Kader Pembangunan Manusia (KPM) memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam mendukung konvergensi pencegahan dan penurunan stunting di tingkat desa. Seiring dengan transformasi layanan Posyandu dan pemanfaatan sistem digital dalam pelaporan, KPM dituntut semakin adaptif dalam pengelolaan data dan monitoring layanan. Oleh karena itu, kegiatan Bimtek Mandiri ini menjadi wadah untuk meningkatkan kapasitas teknis, menyamakan persepsi, serta mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi eHDW (electronic Human Development Worker) dalam mendukung pelaporan kinerja di desa.


Kegiatan ini berlandaskan pada:


1, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa;


2, Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting;


3, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa;


4, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu);


5, Peraturan Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Nomor 16 Tahun 2025 tentang Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2026.


Adapun maksud kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas teknis dan koordinasi KPM dalam pelaksanaan konvergensi pencegahan stunting di Kecamatan Banjar. Sedangkan tujuan kegiatan meliputi:


* meningkatkan pemahaman KPM terkait implementasi Posyandu 6 SPM;


* memberikan pendampingan teknis input data performa pada aplikasi eHDW;


* memberikan pedoman teknis tahapan pelaksanaan Rembuk Stunting Desa, identifikasi permasalahan pencegahan stunting, penyelarasan pelaksanaan 6 SPM, serta penetapan program prioritas yang terakomodir dalam RKPDesa;


* memperkuat sinergi dan evaluasi berkala antar-KPM di seluruh desa se-Kecamatan Banjar.


Kegiatan dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal : Senin, 25 Mei 2026

Waktu : 13.30 WITA – selesai

Tempat : Angkringan “Kedas Car Wash & Cafe”, Jalan Raya Seririt – Singaraja, Desa Dencarik, Kecamatan Banjar.

Peserta kegiatan berjumlah 10 orang yang merupakan Kader Pembangunan Manusia (KPM) dari beberapa desa di Kecamatan Banjar, yaitu Desa Banjar, Banyuseri, Cempaga, Dencarik, Gesing, Kaliasem, Munduk, Temukus, Tigawasa, dan Tirtasari.

Bertindak sebagai narasumber sekaligus fasilitator dalam kegiatan ini adalah Made Aryana selaku Staf Bidang LKD-UEM pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Buleleng.


Materi yang disampaikan dalam Bimtek Mandiri ini meliputi arah kebijakan konvergensi stunting dan implementasi Posyandu 6 SPM, penguatan peran KPM dalam transformasi layanan Posyandu, review dan evaluasi capaian indikator layanan triwulan berjalan, serta identifikasi berbagai kendala pada enam bidang SPM.


Selain itu, peserta juga mendapatkan pendampingan praktik penggunaan aplikasi eHDW, khususnya terkait kendala teknis pengguna, sinkronisasi data, hingga validasi pelaporan secara berkala.

Pada sesi diskusi, para KPM dari 10 desa terlihat aktif berdiskusi mengenai optimalisasi integrasi data antara Puskesmas melalui e-PPGBM, data Tim Pendamping Keluarga (TPK), dan sistem pelaporan eHDW agar data yang dihasilkan lebih presisi, sinkron, dan meminimalkan selisih data (zero gap).


Melalui pelaksanaan kegiatan ini, beberapa hasil yang berhasil dicapai antara lain:

meningkatnya pemahaman KPM mengenai alur pemantauan lima paket layanan utama percepatan penurunan stunting;

teratasinya sebagian kendala teknis log-in dan input data berkala pada aplikasi eHDW di desa-desa Kecamatan Banjar;

terbentuknya komitmen bersama terkait jadwal pemutakhiran data secara kolektif setiap bulan sebelum pelaksanaan rapat koordinasi tingkat kecamatan maupun kabupaten.


Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala yang dihadapi, khususnya pada desa-desa wilayah perbukitan yang mengalami keterbatasan stabilitas jaringan internet saat melakukan sinkronisasi aplikasi eHDW secara real-time. Sebagai tindak lanjut, direkomendasikan agar KPM memanfaatkan fasilitas internet/Wi-Fi di kantor desa secara maksimal untuk proses unggah data serta meningkatkan koordinasi secara berkala dengan admin eHDW tingkat desa, kecamatan, maupun kabupaten apabila ditemukan kendala atau bug pada sistem aplikasi.


Demikian laporan pelaksanaan Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Mandiri Kader Pembangunan Manusia (KPM) 17 Desa se-Kecamatan Banjar ini disusun. Diharapkan hasil kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting serta peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Banjar.