Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) menghadiri kegiatan Pembinaan Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) pada hari ini Senin, 20 April 2026, di ruang rapat Kantor Camat Kecamatan Kubutambahan.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya strategis dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan pendampingan keluarga di tingkat lapangan, khususnya dalam mendukung percepatan penurunan stunting serta peningkatan kesejahteraan keluarga. Tim Pendamping Keluarga (TPK) memiliki peran penting dalam melakukan pendampingan kepada keluarga sasaran, mulai dari ibu hamil, ibu pasca melahirkan, bayi, hingga balita, melalui edukasi, pemantauan, serta fasilitasi akses layanan kesehatan dan gizi.
Kegiatan ini dihadiri oleh Perwakilan dari bidang PPKB oleh Ni Putu Risna Amertha Sari, SST.Keb, Fasilitator dari unsur IpeKB yaitu Komang Agus Ariana, PKB/PLKB Kecamatan Kubutambahan, dan Kader TPK Kecamatan Kubutambahan.
Dalam kegiatan pembinaan ini, para kader TPK diberikan penguatan materi terkait peran dan fungsi TPK, teknik komunikasi efektif dalam pendampingan keluarga, pemantauan tumbuh kembang anak, serta pemahaman mengenai intervensi spesifik dan sensitif dalam penanganan stunting. Selain itu, juga dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pendampingan yang telah berjalan, sehingga dapat diidentifikasi kendala dan solusi yang tepat di lapangan.
Pembinaan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan kompetensi kader TPK agar lebih optimal dalam menjalankan tugasnya, serta mampu bersinergi dengan berbagai pihak terkait, seperti tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan kader lainnya dalam upaya mewujudkan keluarga yang sehat, berkualitas, dan sejahtera.
Sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan tersebut, Koordinator PKB se-Kabupaten Buleleng dimohon untuk menghadirkan kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) di wilayah masing-masing agar dapat mengikuti kegiatan pembinaan ini dengan baik. Kehadiran kader TPK sangat diharapkan guna memastikan penyampaian informasi dan peningkatan kapasitas dapat diterapkan secara langsung dalam kegiatan pendampingan di lapangan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Buleleng dapat berjalan lebih efektif dan terarah, serta mampu memberikan dampak nyata dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya pada keluarga sasaran.