Senin, 20 April 2026 — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) melaksanakan kegiatan Pelatihan dan Edukasi Gizi Tingkat Kabupaten yang bertempat di Balai Penyuluh Kecamatan Sawan.
Kegiatan ini dihadiri oleh PLKB/PKB serta Kader DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) dari tiga desa di wilayah Kecamatan Sawan. Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader dalam upaya percepatan penurunan stunting melalui pemenuhan gizi yang tepat dan berkelanjutan.
Adapun rangkaian kegiatan Pelatihan dan Edukasi Gizi tersebut sebagai berikut:
1, Acara dibuka oleh Koordinator PLKB Kecamatan Sawan yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran kader dalam memberikan edukasi gizi kepada masyarakat, khususnya keluarga berisiko stunting (KRS).
2, Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi terkait Pelatihan dan Edukasi Gizi melalui program DASHAT Tahun 2026 oleh Jabatan Fungsional KKB. Materi yang disampaikan meliputi pelaksanaan pelatihan dan edukasi gizi, pendampingan pembiasaan pola konsumsi pada keluarga berisiko stunting (KRS), serta monitoring dan evaluasi penyelenggaraan DASHAT di tingkat desa.
3, Selanjutnya, fasilitator dari IPeKB menyampaikan materi terkait program DASHAT, yang menekankan pada strategi implementasi di lapangan serta penguatan peran kader dalam pelaksanaan kegiatan.
4, Pemaparan berikutnya disampaikan oleh Persatuan Ahli Gizi (PERSAGI) yang memberikan edukasi komprehensif terkait penanganan stunting melalui pendekatan gizi pada berbagai siklus kehidupan, meliputi gizi remaja/pranikah, gizi ibu hamil, gizi ibu menyusui, serta gizi bayi dan balita.
5, Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik pelatihan memasak satu resep menu bergizi sebagai contoh implementasi langsung bagi kader DASHAT dalam mendukung pemenuhan gizi keluarga di wilayah masing-masing.
Melalui kegiatan ini diharapkan para kader DASHAT dapat semakin memahami pentingnya edukasi gizi dan mampu mengimplementasikannya secara optimal di masyarakat, sehingga dapat berkontribusi dalam percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Buleleng.