(0362) 22488
dispmdppkb.buleleng@gmail.com
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana

Pelayanan KB Gratis Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP)

Admin dispmdppkb | 14 April 2026 | 102 kali

Selasa, 14 April 2026 — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) melaksanakan kegiatan Pelayanan KB Gratis yang bertempat di TPMB Gst. Ayu Swirathi.


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kepesertaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) serta mendukung program nasional dalam pengendalian pertumbuhan penduduk dan peningkatan kualitas keluarga di Kabupaten Buleleng. Pelayanan ini juga bertujuan untuk memberikan akses yang lebih luas dan mudah bagi masyarakat dalam memperoleh layanan KB yang aman, berkualitas, dan terjangkau.


Dalam pelaksanaannya, seluruh calon akseptor diwajibkan membawa persyaratan administrasi berupa fotokopi identitas diri (KTP/KK) serta Kartu Indonesia Sehat (KIS). Selain pelayanan, kegiatan ini juga disertai dengan pemberian edukasi dan konseling kepada calon akseptor mengenai pentingnya perencanaan keluarga, jenis-jenis alat kontrasepsi, serta manfaat penggunaan MKJP dalam jangka panjang.


Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan, tercatat sebanyak 2 orang akseptor memilih pemasangan alat kontrasepsi IUD, 20 orang memilih metode implant, serta 7 orang melakukan pencabutan Implant. Dengan demikian, total pelayanan yang diberikan dalam kegiatan ini mencapai 29 orang.


Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan mendapat respon positif dari masyarakat. Hal ini terlihat dari antusiasme peserta yang hadir serta meningkatnya minat masyarakat terhadap penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang.


Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya program Keluarga Berencana, menekan angka kelahiran yang tidak direncanakan, serta mendukung terwujudnya keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat berkontribusi dalam percepatan penurunan angka stunting melalui perencanaan kehamilan yang lebih baik dan terarah.