(0362) 22488
dispmdppkb.buleleng@gmail.com
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana

Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Kader Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang bertempat di Di Posyandu Mawar di BD. Dauh Tukad , Desa Penglatan

Admin dispmdppkb | 11 Mei 2026 | 33 kali

Melalui Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Kader Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang bertempat di Di Posyandu Mawar di BD. Dauh Tukad , Desa Penglatan . Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi terhadap pelaksanaan edukasi kepada Keluarga Risiko Stunting (KRS) yang telah dilakukan oleh kader DASHAT. Senin, 11 Mei 2026


Kegiatan monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil pelatihan dan edukasi gizi yang telah diberikan kepada kader DASHAT tingkat kabupaten, termasuk pengisian Raport Konsumsi Menu Bergizi, rekap keluarga sasaran intervensi, serta daftar hadir peserta sosialisasi pembiasaan konsumsi menu sehat dan bergizi. Selain itu, kegiatan ini juga membahas berbagai kendala dan hambatan yang ditemui selama pendampingan pembiasaan konsumsi menu bergizi kepada KRS selama 30 hari.


Melalui kegiatan ini dilakukan pula analisis terhadap permasalahan tumbuh kembang dan status kesehatan keluarga sasaran berdasarkan hasil rekapitulasi intervensi, sekaligus mendiskusikan solusi serta tindak lanjut kegiatan yang akan dilakukan ke depan. Dalam kesempatan tersebut juga ditekankan bahwa Penyuluh KB/PLKB wajib melaksanakan pencatatan dan pelaporan seluruh hasil intervensi kegiatan ke dalam website Kampung Keluarga Berkualitas.

Kegiatan ini diwakili oleh Fungsional Umum Wiwin Dia Hastuti dan didampingi oleh Operator Layanan Operasional Ni Putu Mas Juniarini serta Pengadministrasian Perkantoran Putu Mertayasa. Turut hadir Kepala Dusun Dauh Tukad Desa Penglatan bersama KPM, PLKB, Kader DASHAT, dan keluarga risiko stunting.


Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan masih terdapat beberapa kendala di lapangan, antara lain ketidakpahaman dalam pengisian formulir, penentuan sasaran intervensi, keterbatasan SDM, keterbatasan waktu kunjungan maupun pendampingan, serta belum dapat direalisasikannya biaya transportasi akibat hambatan regulasi. Kondisi tersebut dinilai memengaruhi semangat kader dalam melaksanakan kunjungan dan pendampingan kepada keluarga sasaran.


Diharapkan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, pelaksanaan program DASHAT dapat berjalan lebih optimal sehingga upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Buleleng dapat terus ditingkatkan.