Kamis, 4 Juni 2026, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) mengikuti Virtual Zoom Meeting TAMASYA KERABAT Seri 15 dengan tema “Dimensi Stimulasi Dini, Prinsip Dasar Perkembangan Anak Usia Dini, dan Tahapan Perkembangan Sesuai Usia.”
Kegiatan ini menjadi wadah edukasi dan penguatan kapasitas bagi para peserta dalam memahami pentingnya stimulasi dini sebagai fondasi utama tumbuh kembang anak. Melalui materi yang disampaikan, peserta diajak untuk mengenal berbagai dimensi stimulasi dini yang perlu diberikan sejak usia dini, memahami prinsip-prinsip dasar perkembangan anak, serta mengenali tahapan perkembangan sesuai usia sebagai bekal dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak secara optimal.
Stimulasi yang diberikan secara tepat dan berkelanjutan sejak dini memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, tangguh, dan berkarakter. Oleh karena itu, pemahaman yang baik mengenai tumbuh kembang anak menjadi salah satu kunci dalam menciptakan lingkungan keluarga yang mendukung perkembangan fisik, kognitif, sosial, emosional, dan bahasa anak secara seimbang.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kemendukbangga/BKKBN ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan peran keluarga dalam pengasuhan anak serta memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Sejalan dengan visi pembangunan keluarga Indonesia, stimulasi dini yang tepat merupakan investasi jangka panjang untuk mewujudkan generasi unggul yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
Turut mengikuti kegiatan ini Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana Ahli Muda, I Gusti Komang Widiarta, S.E., Pengolah Data dan Informasi, Ni Putu Risna Amerthasari, S.S.T.Keb., serta Staf Komang Tri Kurnia Dewi.
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, Dinas PMDPPKB Kabupaten Buleleng terus berkomitmen mendukung Program Bangga Kencana melalui penguatan ketahanan dan kualitas keluarga. Dengan keluarga yang memahami pentingnya pengasuhan dan stimulasi sejak dini, diharapkan dapat terwujud generasi Buleleng yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing di masa depan.