Monitoring dan Evaluasi untuk Kabupaten / Kota dalam Pelayanan Kesehatan dan Gizi Keluarga. Dalam upaya memperkuat pelaksanaan program kesehatan keluarga dan percepatan perbaikan gizi masyarakat, dilaksanakan pada Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam evaluasi capaian program kesehatan keluarga dan gizi masyarakat Tahun 2025 serta monitoring pelaksanaan program pada Triwulan I Tahun 2026.
Pertemuan ini menghadirkan berbagai unsur lintas sektor dan organisasi profesi, di antaranya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Bali, IBI Bali, PERSAGI Bali, serta Dinas Kesehatan Provinsi Bali melalui Tim Kerja Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga, dan Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi.
Kegiatan dibuka dengan pemaparan dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali yang diwakili oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Provinsi Bali mengenai evaluasi capaian program kesehatan keluarga dan gizi masyarakat Tahun 2025 dan capaian Triwulan I Tahun 2026. Dalam paparannya disampaikan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan ibu, bayi, balita, serta upaya percepatan penurunan stunting di daerah.
Materi selanjutnya disampaikan oleh POGI Provinsi Bali terkait penguatan skrining dan edukasi pada pelayanan Antenatal Care (ANC), serta pentingnya respon cepat kegawatdaruratan maternal di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) beserta jejaring pelayanan kesehatan. Penguatan layanan ANC menjadi salah satu langkah strategis dalam menurunkan risiko komplikasi pada ibu hamil dan meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan bayi.
Sementara itu, IDAI memberikan materi terkait tatalaksana klinis weight faltering dan identifikasi red flag pada baduta sebagai bentuk deteksi dini gangguan pertumbuhan anak. Materi ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam melakukan intervensi lebih cepat dan tepat terhadap permasalahan gizi dan tumbuh kembang anak.
Dari OPD PMD memberikan materi Optimalisasi Peran Desa dan Pemanfaatan Anggaran Desa dalam meningkatkan keberhasilan PMT lokal
Monitoring dan evaluasi ini diharapkan seluruh kabupaten/kota dapat terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program kesehatan keluarga dan gizi masyarakat secara terintegrasi, sehingga target pembangunan kesehatan, khususnya dalam penurunan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak, dapat tercapai secara optimal.