Selasa, 28 April 2026 — Dalam rangka mengoptimalkan fungsi keluarga untuk mewujudkan keluarga berkualitas melalui Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (Satygatra), sesuai dengan Peraturan BKKBN Nomor 15 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) menghadiri kegiatan Sosialisasi Satygatra dan Administrasi Kelompok Kegiatan (Poktan) Bina Keluarga Balita (BKB).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana Ahli Muda I Gusti Komang Widiarta, SE, Pengolah Data dan Informasi Ni Putu Risna Amerthasari, S.S.T.Keb, serta staf Komang Tri Kurnia Dewi dan Nyoman Ngetis Rahayu.
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari kebijakan penyelenggaraan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (Satygatra) yang bertujuan untuk mengintegrasikan berbagai layanan keluarga dalam satu wadah pelayanan yang komprehensif. Satygatra diharapkan mampu menjadi pusat layanan yang memberikan akses informasi, edukasi, konseling, serta rujukan bagi masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas keluarga secara berkelanjutan.
Selain itu, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan sosialisasi terkait kelengkapan administrasi Poktan BKB sebagai bagian penting dalam mendukung tertib administrasi dan pelaksanaan kegiatan di tingkat lapangan. Poktan BKB memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam pembinaan keluarga yang memiliki balita, sehingga penguatan aspek administrasi menjadi hal yang krusial untuk menjamin efektivitas, akuntabilitas, serta keberlanjutan program.
Sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan ini, Koordinator Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Kecamatan Buleleng dan Sukasada dimohon untuk menghadirkan kader BKB sebagai peserta sosialisasi. Kehadiran kader diharapkan dapat meningkatkan pemahaman secara langsung terkait implementasi Satygatra serta tata kelola administrasi Poktan BKB, sehingga dapat diterapkan secara optimal di masing-masing wilayah binaan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terwujud peningkatan kapasitas kader dan pengelola program dalam memberikan layanan yang lebih terintegrasi dan berkualitas kepada masyarakat. Dengan demikian, upaya penguatan fungsi keluarga serta peningkatan kualitas tumbuh kembang anak dapat berjalan lebih efektif, sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Buleleng.