Rabu, 16 Juli 2026 – Dalam rangka mendukung implementasi Rencana Strategis (Renstra) Direktorat Bina Institusi Masyarakat Pedesaan/Perkotaan (Ditbinmas) Tahun 2025–2029, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDPPKB) Kabupaten Buleleng mengikuti Collaboration Forum Target dan Capaian Ditbinmas dengan sasaran kegiatan "Peningkatan Efektivitas Pendayagunaan Institusi Masyarakat Pedesaan/Perkotaan untuk Program Bangga Kencana." Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh perwakilan pemerintah daerah dari seluruh Indonesia yang membidangi Institusi Masyarakat Perdesaan/Perkotaan (IMP) dan Tim Pendamping Keluarga (TPK).
Penyelenggaraan forum ini merupakan upaya Direktorat Bina Institusi Masyarakat Pedesaan/Perkotaan dalam memperkuat koordinasi, kolaborasi, serta menyamakan persepsi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah terkait pencapaian target kinerja yang telah ditetapkan dalam Renstra Ditbinmas Tahun 2025–2029. Melalui forum ini diharapkan seluruh daerah mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan program sekaligus mengoptimalkan peran Institusi Masyarakat Perdesaan/Perkotaan sebagai mitra strategis dalam mendukung Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).
Forum membahas berbagai strategi untuk mencapai Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) Ditbinmas, yaitu meningkatnya persentase Institusi Masyarakat Perdesaan/Perkotaan yang memiliki klasifikasi Mandiri, serta meningkatnya persentase keluarga sasaran yang memperoleh pendampingan selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kedua indikator tersebut menjadi fokus utama karena berperan penting dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung percepatan penurunan stunting melalui pendampingan yang berkelanjutan.
Dalam forum ini juga disampaikan evaluasi terhadap capaian pelaksanaan program di berbagai daerah, identifikasi tantangan yang dihadapi di lapangan, serta langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pendayagunaan Institusi Masyarakat Perdesaan/Perkotaan. Selain itu, peserta memperoleh penguatan mengenai mekanisme pembinaan kelembagaan IMP, penguatan kapasitas kader dan pengurus, optimalisasi peran Tim Pendamping Keluarga dalam melakukan pendampingan kepada keluarga sasaran, serta pentingnya membangun sinergi lintas sektor agar target nasional dapat tercapai secara optimal.
Keberadaan Institusi Masyarakat Perdesaan/Perkotaan memiliki peranan yang sangat strategis sebagai ujung tombak pelaksanaan Program Bangga Kencana di tingkat desa dan kelurahan. Melalui pemberdayaan institusi masyarakat yang kuat, diharapkan berbagai program pembangunan keluarga dapat berjalan lebih efektif, menjangkau masyarakat secara luas, serta mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan keluarga yang berkualitas.
Sementara itu, Tim Pendamping Keluarga (TPK) memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan kepada keluarga, khususnya calon pengantin, ibu hamil, ibu pasca persalinan, bayi, dan balita pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Pendampingan tersebut bertujuan memastikan keluarga memperoleh edukasi, pelayanan kesehatan, pemenuhan gizi, serta pembinaan yang diperlukan sebagai langkah preventif dalam mencegah stunting sejak dini.
PMDPPKB Kabupaten Buleleng berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan Program Bangga Kencana melalui penguatan koordinasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta optimalisasi peran Institusi Masyarakat Perdesaan/Perkotaan dan Tim Pendamping Keluarga. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga lapangan, kader, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu mempercepat pencapaian target pembangunan keluarga yang berkualitas dan berkelanjutan.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana PMDPPKB Kabupaten Buleleng, yaitu I Gusti Komang Widiarta, S.E., Ni Putu Risna Amerthasari, S.S.T.Keb., dan Gede Sukara. Melalui partisipasi aktif dalam forum ini, diharapkan para peserta dapat mengimplementasikan berbagai hasil pembahasan dan rekomendasi yang diperoleh sebagai bahan penyusunan strategi serta penguatan pelaksanaan Program Bangga Kencana di Kabupaten Buleleng, sehingga target kinerja yang telah ditetapkan dapat tercapai secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.