(0362) 22488
dispmdppkb.buleleng@gmail.com
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana

Evaluasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terhadap perencanaan dan penganggaran terkait penanganan stunting Tahun 2025/2026.

Admin dispmdppkb | 28 April 2026 | 89 kali

Selasa, 28 April 2026 — Bertempat di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Buleleng, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Buleleng melalui Perencana Ahli Muda, Dewa Rahjana, dan Penata Layanan Operasional, Pande Wijaya, menghadiri kegiatan Evaluasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terhadap perencanaan dan penganggaran terkait penanganan stunting Tahun 2025/2026.


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berbasis kinerja, khususnya dalam mendukung percepatan penurunan stunting di daerah. Evaluasi yang dilakukan oleh BPKP tidak hanya menitikberatkan pada aspek administratif, namun juga menelaah secara komprehensif keterkaitan antara dokumen perencanaan, penganggaran, serta implementasi program di lapangan.


Pada kesempatan ini, dilakukan evaluasi mendalam terhadap tiga program dalam urusan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DaldukKB). Fokus utama evaluasi meliputi kesesuaian antara target kinerja dengan indikator yang telah ditetapkan, konsistensi antara perencanaan dan penganggaran, serta efektivitas dan efisiensi belanja daerah dalam mendukung intervensi penanganan stunting. Selain itu, juga dikaji sejauh mana program dan kegiatan yang dilaksanakan telah memberikan kontribusi nyata terhadap penurunan angka stunting, khususnya melalui intervensi spesifik dan sensitif.


Dalam proses evaluasi ini, tim BPKP juga melakukan pendalaman terhadap berbagai komponen pendukung, seperti kelengkapan data dukung, keselarasan dengan kebijakan nasional dan daerah, serta integrasi program lintas sektor yang memiliki peran strategis dalam penanganan stunting. Hal ini penting mengingat penurunan stunting merupakan isu multidimensi yang memerlukan sinergi antar perangkat daerah, pemangku kepentingan, serta dukungan masyarakat.


Kegiatan evaluasi ini direncanakan berlangsung selama beberapa hari ke depan, dengan agenda lanjutan berupa penggalian informasi yang lebih teknis terkait pelaksanaan kegiatan di masing-masing perangkat daerah. Melalui tahapan ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran yang lebih detail mengenai capaian, kendala, serta praktik baik (best practices) yang dapat direplikasi atau ditingkatkan ke depannya.


Hasil dari evaluasi ini nantinya akan menjadi bahan rekomendasi strategis dalam penyempurnaan perencanaan dan penganggaran ke depan, sehingga program penanganan stunting di Kabupaten Buleleng dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Dengan demikian, komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas dapat terus diperkuat melalui kebijakan yang terarah dan berbasis data.