Senin, 30 Maret 2026 – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Buleleng melalui Bidang Penataan dan Kerjasama Desa menghadiri undangan kegiatan groundbreaking pembangunan jembatan yang bertempat di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur, di antaranya Kasdam IX/Udayana beserta jajaran, Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf. Achmad Setiawan Syah, S.Pd., M.I.P, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Ni Nyoman Surattini, Wakapolres Buleleng Kompol Dr. Putu Sunarcaya, S.H., M.H., Kepala Bidang PKD DPMDPPKB Kabupaten Buleleng I Rai Gede Arisudana, S.T., Kabid Bina Marga Dinas PUTRPERKIM, Kasi Sosial dan Budaya Kecamatan Seririt I Made Suastika, S.Sos., Perbekel Desa Lokapaksa dan Desa Ringdikit, serta tokoh masyarakat setempat.
Acara dibuka oleh Bupati Buleleng yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Ni Nyoman Surattini. Dalam sambutannya disampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program nasional TNI yang difokuskan pada pemulihan akses masyarakat yang rusak atau tidak layak guna. Program ini menjadi wujud nyata perhatian pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur, khususnya di wilayah pedesaan.
Pembangunan jembatan ini bertujuan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah serta mempermudah akses masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi dan pendidikan. Dengan akses yang lebih baik, diharapkan mobilitas warga menjadi lebih lancar, aman, dan efisien. Proyek ini meliputi pembangunan jembatan gantung dan jembatan beton, salah satunya di Desa Lokapaksa yang menghubungkan dengan Desa Ringdikit. Jembatan gantung sebelumnya diketahui menjadi akses utama warga, termasuk siswa SD Negeri 5 Ringdikit dalam menempuh pendidikan sehari-hari.
Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi sekaligus pelaksanaan peletakan batu pertama (groundbreaking). Dalam sambutannya disampaikan bahwa Program Pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan nasional. Program ini telah memasuki tahap 3 dan 4 dengan total 376 titik di seluruh Indonesia.
Khusus wilayah Kodam IX/Udayana, telah direncanakan pembangunan 24 titik jembatan gantung yang tersebar di beberapa wilayah, yakni 12 titik di Korem 161/Wirasakti, 9 titik di Korem 162/Wirabhakti, dan 3 titik di Korem 163/Wira Satya. Pembangunan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat melalui Karya Bakti TNI AD.
Melalui pembangunan jembatan ini, diharapkan akses penghubung antarwilayah menjadi lebih baik sehingga dapat meningkatkan mobilitas masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Program ini juga sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan zoom meeting groundbreaking bersama jajaran Kodam IX/Udayana.
Dengan adanya pembangunan ini, diharapkan manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat luas, serta pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik melalui semangat gotong royong seluruh pihak terkait.