Kamis, 26 Februari 2026 - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Buleleng menghadiri kegiatan PRASARA dan VISTARA Program Prioritas Pembangunan Keluarga bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat dan Daerah seluruh Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring bertempat di Sekretariat PKK Kabupaten Buleleng, Rumah Jabatan Bupati Buleleng.
Kegiatan koordinasi dibuka secara resmi oleh Deputi Bidang Pembangunan Keluarga Sejahtera Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN. Dalam sambutannya disampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah menyampaikan informasi program Kemendukbangga/BKKBN, mengintegrasikan kegiatan TP PKK dengan program kesejahteraan keluarga, serta menyebarluaskan praktik baik sebagai inspirasi bagi daerah lain.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh perwakilan Ketua TP PKK Pusat yang menekankan pentingnya mewujudkan keluarga Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing. Disampaikan pula bahwa apabila permasalahan keluarga tidak tertangani dengan baik, maka akan berdampak pada meningkatnya kemiskinan, menurunnya kualitas sumber daya manusia, serta melemahnya kualitas sosial. Dalam konteks tersebut, peran TP PKK menjadi sangat strategis sebagai mitra pemerintah karena memiliki kekuatan sosial yang besar di tengah masyarakat.
Beberapa program Kemendukbangga/BKKBN yang dipaparkan di antaranya TAMASYA, SIDAYA, GATI, GENTING, dan AI SuperApps yang selaras dengan 10 Program Pokok PKK.
Acara secara resmi dibuka oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji, yang memaparkan Program Prioritas Pembangunan Keluarga serta peran strategis TP PKK. Beliau menyampaikan bahwa terdapat dua program inti Kemendukbangga/BKKBN, yaitu:
1, Kependudukan, melalui pengendalian penduduk dan program Keluarga Berencana (KB) untuk mengendalikan angka kelahiran.
2, Pembangunan Keluarga, sebagai upaya meningkatkan kualitas dan ketahanan keluarga.
Adapun materi yang disampaikan meliputi:
1, Visi dan Arah Strategis
2, Transformasi Kemendukbangga/BKKBN
3, Pendekatan dan Fokus Pembangunan Keluarga
4, Program Prioritas Unggulan
5, Peran Strategis TP PKK
Kegiatan ini dihadiri secara luring dan daring. Peserta dari TP PKK Kabupaten Buleleng yang hadir di antaranya:
1, Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng (Ny. Ida Ayu Wardhany Sutjidra)
2, Tim Pokja I (Ni Putu Sri Ayuni, S.Si dan Ni Putu Lestariani)
3, Tim Pokja III (Ir. Ni Putu Yasmini)
4, Tim Pokja IV (Ni Made Banu Deviati, SE., MM)
Kegiatan ini juga didampingi oleh Bdn. Nyoman Mandayani, SST., M.AP selaku Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinas PMDPPKB Kabupaten Buleleng.
Pada Panel 1, materi disampaikan oleh:
1, Tim Penggerak PKK terkait Prasarana dan Vistara Program Pembangunan Keluarga.
2, Arumi Bachsin, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur, yang memaparkan praktik baik implementasi Program Prioritas Pembangunan Keluarga di daerah.
3, TP PKK Kota Makassar yang menyampaikan materi tentang TERAS PERBATASAN 2026 “Satu Titik Mengabdi di Teras Perbatasan”.
4, Praktik Baik Implementasi Program Prioritas Pembangunan Keluarga di Kota Prabumulih oleh Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim.
Pada Panel 2, dibahas mengenai Sinkronisasi Program PKK dan Regulasi Kemendagri terkait Pembangunan Keluarga, meliputi:
* Visi dan Landasan Strategis
* Kelembagaan dan Struktur PKK
* Program Prioritas dan Unggulan (2025–2029)
* Mekanisme Sinkronisasi dan Operasional
* Dukungan Penganggaran
Materi juga disampaikan oleh Direktur Fasilitasi LKAD, PKK dan Posyandu, Ditjen Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri dalam rangka promosi dan sosialisasi Program Prioritas Pembangunan Keluarga bersama TP PKK Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota.
Kegiatan PRASARA dan VISTARA Program Prioritas Pembangunan Keluarga bersama TP PKK Pusat dan Daerah seluruh Indonesia berjalan dengan tertib dan lancar hingga pukul 13.30 WITA. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat semakin memperkuat sinergi lintas sektor dengan mengoptimalkan peran TP PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam pelaksanaan program prioritas Pembangunan Keluarga.