(0362) 22488
dispmdppkb.buleleng@gmail.com
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana

Pembinaan Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang bertempat di Kecamatan Sukasada.

Admin dispmdppkb | 20 April 2026 | 63 kali

Senin, 20 April 2026 — Dalam rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan pendampingan keluarga, khususnya dalam percepatan penurunan stunting serta peningkatan kesejahteraan keluarga, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) melaksanakan kegiatan Pembinaan Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang bertempat di Kecamatan Sukasada.


Kegiatan ini dibuka langsung oleh Koordinator PLKB Kecamatan Sukasada sekaligus Fasilitator TPK, I Komang Mahadi Suksma, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kader TPK memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam melakukan pendampingan keluarga, terutama dalam mendeteksi dini faktor risiko stunting serta memberikan edukasi kepada keluarga sasaran. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara kader, PLKB, serta perangkat desa dalam mendukung keberhasilan program percepatan penurunan stunting di wilayah Kecamatan Sukasada.


Turut hadir mendampingi dari Tim Bidang PPKB, Wiwin Dia Hastuti, A.Md.KL, yang dalam kesempatan tersebut memberikan materi penguatan terkait tugas pokok dan fungsi Tim Pendamping Keluarga (TPK). Materi yang disampaikan meliputi mekanisme pendampingan keluarga berisiko stunting, teknik komunikasi efektif kepada keluarga sasaran, serta pentingnya pencatatan dan pelaporan melalui aplikasi yang telah disediakan guna mendukung akurasi data di lapangan.


Selain itu, kegiatan pembinaan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif antara narasumber dan para kader TPK. Dalam sesi tersebut, para kader diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, seperti keterbatasan akses keluarga sasaran, rendahnya pemahaman masyarakat terkait pola asuh dan gizi seimbang, serta tantangan dalam melakukan kunjungan rutin. Permasalahan tersebut kemudian dibahas bersama untuk mencari solusi yang tepat dan aplikatif.


Melalui kegiatan ini, diharapkan para kader TPK dapat semakin meningkatkan kapasitas, pengetahuan, serta keterampilan dalam melakukan pendampingan keluarga secara optimal. Dengan demikian, upaya percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan, serta mampu mendorong terwujudnya keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera di Kabupaten Buleleng.


Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting, sekaligus memperkuat peran kader di tingkat desa sebagai ujung tombak pembangunan keluarga yang berkualitas.