(0362) 22488
dispmdppkb.buleleng@gmail.com
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana

Pendampingan Pengasuhan Anak di TPA Undiksha Daycare

Admin dispmdppkb | 13 Maret 2026 | 75 kali

Jumat, 13 Maret 2026 – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Buleleng melalui Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) melaksanakan kegiatan Pendampingan Pengasuhan Anak di TPA Undiksha Daycare. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengasuhan anak di lingkungan Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) sekaligus memperkuat pemantauan tumbuh kembang anak sejak dini.


Kegiatan ini menghadirkan perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Made Billy Udiana Sudibia, S.E., M.M., yang bekerja sama dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Provinsi Bali, dengan narasumber dr. Ida Ayu Putu Purnamawati, Sp.A. Turut hadir Tim Kerja Poktan Bidang PPKB yaitu Ni Putu Risna Amertha, S.ST.Keb dan Cening Parwadi.


Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 20 orang, yang terdiri dari OPD KB Kabupaten Buleleng sebanyak 2 orang, pengelola Undiksha Daycare 2 orang, pengasuh Undiksha Daycare 8 orang, orang tua 7 orang, serta PKB sebanyak 1 orang.


Adapun tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini antara lain:


1, Meningkatkan kualitas pengasuhan di Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) untuk memantau tumbuh kembang anak serta mendukung produktivitas orang tua.


2, Meningkatkan kompetensi pengasuh yang terstandar.


3, Melaksanakan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak secara periodik.


4, Meningkatkan keterlibatan orang tua melalui kelas pengasuhan.


5, Memperkuat kerja sama dalam layanan rujukan.


Kegiatan diawali dengan sambutan dari pengelola TPA TAMASYA serta penyampaian maksud dan tujuan kegiatan oleh Tim BKKBN Provinsi Bali. 


Selanjutnya dilaksanakan Paparan Materi I mengenai teori pemantauan pertumbuhan anak sesuai usia di TPA yang disampaikan oleh narasumber dari IDAI Provinsi Bali, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama para orang tua.


Pada Paparan Materi II sekaligus sosialisasi, disampaikan penjelasan terkait pemantauan perkembangan anak melalui KKA (Kartu Kembang Anak) serta pengenalan Aplikasi TAMASYA yang dapat dimanfaatkan oleh pengelola dan orang tua dalam memantau perkembangan anak secara lebih sistematis.

Kegiatan ditutup dengan closing statement dari Pengelola TPA dan Tim BKKBN Provinsi Bali yang menekankan pentingnya pengasuhan alternatif melalui TPA yang berkualitas. Pengasuhan di TPA diharapkan dapat sejalan dengan konsep Nurturing Care Framework yang dikembangkan oleh WHO dan UNICEF sebagai upaya mendukung percepatan penurunan stunting.


Melalui layanan TAMASYA, pengasuhan anak tidak hanya berfokus pada penitipan, tetapi juga mencakup pemenuhan aspek kesehatan, gizi, keamanan, pengasuhan yang responsif, serta stimulasi dini bagi anak. Dengan demikian, tumbuh kembang anak dapat dipantau secara optimal sekaligus mendukung peran serta orang tua dalam pengasuhan.