Kamis, 9 April 2026 — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB) Kabupaten Buleleng melalui Bidang LKD UEM menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Lomba Telajakan Tahun 2026 yang dilaksanakan di tiga desa, yaitu Desa Sawan Kecamatan Sawan, Desa Tamblang Kecamatan Kubutambahan, dan Desa Sembiran Kecamatan Tejakula.
Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas dan inovasi masyarakat dalam penataan ruang terbuka melalui telajakan, serta mendorong kesadaran masyarakat untuk menata lingkungan secara berkelanjutan dalam rangka mewujudkan Bali yang bersih dan lestari.
Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan, sebagian besar desa telah memiliki telajakan. Di Desa Sawan, telajakan sudah tersedia, namun pada bagian drainase masih ditemukan banyak tanaman liar sehingga perlu dilakukan pembersihan dan penataan lebih lanjut. Sementara itu, di Desa Tamblang, telajakan juga telah ada, namun penataannya masih belum optimal sehingga diperlukan pembinaan lebih lanjut agar sesuai dengan kriteria penilaian, yang meliputi kesesuaian fungsi telajakan, aspek kebersihan, serta aspek keindahan.
Adapun di Desa Sembiran, terdapat kendala geografis berupa kondisi jalan yang menanjak serta tidak adanya drainase terbuka, sehingga menyulitkan dalam pembuatan telajakan yang menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian lomba. Berdasarkan kesepakatan bersama Camat Tejakula, Desa Sembiran digantikan oleh Desa Julah sebagai perwakilan Kecamatan Tejakula dalam Lomba Telajakan Tahun 2026 tingkat Provinsi Bali.
Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh desa dapat terus meningkatkan kualitas penataan lingkungan, khususnya telajakan, sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat